Wisata Ke Pangandaran, Jangan Lupa Cicipi Kuliner Lokal Jus Segar Labu Madu Sambil Mantai

Warga mengolah labu madu jadi jus yang segar. Labu madu baik untuk kesehatan

Penulis: Padna | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Padna
Seorang warga mencoba Jus dari buah labu madu hasil olahan kelompok di Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Sejumlah warga di Dusun Pasar Desa Ciganjeng Kecamatan Padaherang Pangandaran berkreasi kuliner dengan bahan olahan buah labu madu. Selain enak, labu madu ini juga baik untuk kesehatan tubuh karena mengandung serat yang tinggi. 

Selain itu, labu madu juga baik digunakan sebagai makanan pendamping air susu ibu (ASI) untuk bayi. Labu madu yang dikenal di luar negeri dengan nama butternut squash itu, kini di Pangandaran sedang naik daun.

Bentuknya yang unik, ditambah dengan daging buahnya berwarna mentega, buah labu madu ini memiliki rasa manis dengan tekstur lembut.

Baca juga: Harga Kedelai Naik, Abah Saldi Perajin Tahu di Pangandaran Terpaksa Naikan Harga Tahu

Rukman alias Luluk (38), Ketua Kelompok Tani Ciganjeng menyampaikan, di Desa Ciganjeng ini bukan hanya kelompoknya saja yang mengolah labu madu. Tapi kelompok lainnya saat ini sudah mulai membudidaya labu madu dan mengolahnya. 

Per kilogramnya labu madu ini memang harganya lumayan cukup tinggi. Untuk membuat jus sebanyak 10 gelas, buah labu madu ini hanya membutuhkan 1 kilogram.

Baca juga: Jadi Urutan Kelima Rawan Gempa dan Tsunami, Setiap Tanggal 26 Pangandaran Gelar Simulasi Bencana

"Sebenarnya selain dibuat jus, labu madu ini bisa juga di olah dengan berbagai macam olahan makanan seperti olahan coklat, puding dan kueh kering," ujar Luluk saat ditemui Tribunjabar.id di rumahnya, Selasa (1/6/2021).

Menurutnya, buah labu madu ini sangat cocok untuk ditanam di wilayah Pangandaran khususnya di Desa Ciganjeng. 

"Mulai dari cuaca dan media tanam bisa didapatkan di lingkungan ini (Ciganjeng). Kalau hama, bisa diatasi. Kan sudah tidak aneh, kalau hama dimana mana juga ada," ucap Luluk.

Baca juga: Pakai Kursi Roda, Mantan Pejabat Disdik Ciamis Jadi Tersangka Korupsi Dana BOS

Sementara untuk pemasaran, lanjut Ia, sebenarnya saat ini tidak begitu sulit karena labu madu ini banyak yang minat.

"Pesanannya bukan hanya dari wilayah Pangandaran saja, dari Bandung, Jakarta dab juga Cianjur pun ada," katanya. 

Dia berharap, dengan budidaya labu madu ini ke depannya bisa menjadi daya tarik agrowisata.

"Dengan banyaknya warga yang membudidaya labu madu, bisa saja desa ini (Ciganjeng) terkenal dengan desa labu madu," ucap Luluk.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved