Jumat, 10 April 2026

Perahu Nelayan Terbalik di Pangandaran

BREAKING NEWS: Perahu Nelayan Cedok Terbalik di Perairan Pangandaran, 2 Orang Selamat dan 3 Hilang

Diterjang ombak sewaktu menangkap ikan di Perairan Batu Bodas, pantai timur Pangandaran, Jawa Barat, perahu nelayan terbalik, Selasa (1/6/2021) malam.

Penulis: Padna | Editor: Hermawan Aksan
Istimewa
Foto ilustrasi perahu nelayan. Diterjang ombak sewaktu menangkap ikan (cedok) di Perairan Batu Bodas, pantai timur Pangandaran, Jawa Barat, perahu nelayan cedok terbalik, Selasa (1/6/2021) malam. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Diterjang ombak sewaktu menangkap ikan (cedok) di Perairan Batu Bodas, pantai timur Pangandaran, Jawa Barat, perahu nelayan cedok terbalik, Selasa (1/6/2021) malam.

Menurut informasi yang dihimpun Tribunjabar.id, akibat kecelakaan laut terbaliknya perahu tersebut, lima orang nelayan asli Pangandaran menjadi korban.

Dua di antaranya, Iwan dan Ee, dinyatakan selamat dan sedang ditangani tim medis RSUD Pandega Pangandaran.

Baca juga: Wisata Ke Pangandaran, Jangan Lupa Cicipi Kuliner Lokal Jus Segar Labu Madu Sambil Mantai

Tiga nelayan lagi, yakni Asep, Ade Rapi, dan Agun, masih dicari tim SAR gabungan Pangandaran.

Ketua SAR Barakuda Pangandaran, Sakio Andrianto, mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya kecelakaan laut tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB.

"Itu terjadi saat nelayan sedang cedok (menangkap ikan layang dan teri) serta posisi perahu dekat karang Bodas pantai timur pinggir tebing cagar alam Pangandaran."

"Tiba-tiba ombak kencang datang, perahu nelayan cedok langsung terbalik dan terbentur karang," ujar Sakio saat dihubungi Tribunjabar.id melalui WhatsApp, Selasa (1/6/2021) malam.

Sakio menyampaikan, setelah menerima laporan sekitar mulai pukul 19:30 pihaknya dibantu nelayan lainnya sudah melakukan pencarian korban.

"Empat perhu SAR gabungan dibantu nelayan turun, tapi hasilnya malam ini (1/6/2021) baru dua orang nelayan yang bisa diselamatkan dan sedang berada di RSUD Pandega."

"Untuk tiga orang nelayan lagi, kita masih dalam pencarian. Kelima nelayan ini, semuanya warga Pangandaran. Data nama jelas kita masih melakukan pendataan sesuai KTP," kata Sakio.

Ia mengakui, memang saat ini kondisi gelombang laut cukup tinggi, khususnya di pantai timur Pangandaran.

Pencarian untuk ketiga korban lainnya diberhentikan dan pihaknya akan melanjutkan pencarian besok pagi (2/6/2021).

"Pencarian ketiga korban nelayan beserta evakuasi perahu terbalik kita lanjut besok. Karena malam ini, tidak memungkinkan untuk melakukan pencarian," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved