Habiskan Rp 37,3 M, Ini Progres Pembangunan Terowongan Silaturahmi yang Hubungkan Istiqlal-Katedral
Namanya Terowongan Silaturahmi. Terowongan ini menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katredal.
TRIBUNJABAR.ID - Namanya Terowongan Silaturahmi. Terowongan ini menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katredal.
Penampakan Terowongan Silaturahmi beredar di media sosial.
Pada Jumat (28/5/2021), akun Twitter @sherpa701 mengunggah foto Terowongan Silaturahmi.
Hingga Minggu (30/5/2021) pukul 11.30 WIB, foto ini telah mendapat lebih dari 37 ribu likes dan 9,5 ribu kali dibagikan ulang.
Terowongan bawah tanah ini nantinya akan berfungsi sebagai jembatan penyeberangan.
Di bawah pengawasan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), terowongan ini disebut sebagai simbol kerukunan antarumat beragama.
Proses pembangunan
Sub Koordinator Hubungan Media bagian Humas Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, Wibisono, mengatakan, pembangunan masih berjalan, saat dikonfirmasi pada Saat dikonfirmasi, Minggu (30/5/2021).
"Per 19 April 2021 (pembangunannya) masih 44 persen. Mungkin hari ini 50 persen," kata Wibisono.
Konstruksi
Terowongan Silaturahmi dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk, sementara manajemen konstruksi oleh PT Virama Karya dan perencana PT Yodya Karya.
Terowongan Silaturahmi menghabiskan anggaran Rp 37,3 miliar.
Proyeknya dimulai pada 15 Desember 2020 dan ditargetkan selesai pada 13 Juni 2021.
Terowongan ini memiliki panjang 33,8 meter, tinggi 3 meter, lebar 4,5 meter dengan total luas terowongan 339,97 meter persegi.
Demi memastikan keamanan struktur gereja, jarak terdekat pintu masuk terowongan dengan Gereja Katedral dibuat sepanjang 32 meter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/terowongan-silaturahmi-yang-menghubungkan-masjid-istiqlal-dan-gereja-katedral.jpg)