Breaking News:

PLN Bantu Penambahan Ruang Belajar Rumah Tahfidz di Indramayu

Rumah Tahfidz Al-Wafa didirikan pada tahun 2018 yang pendanaannya didukung oleh PLN dengan menggunakan dana CSR PLN, YBM PLN, dan dana sosial lainnya

Editor: Siti Fatimah
istimewa
PLN Bantu Penambahan Ruang Belajar Rumah Tahfidz 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Peduli dengan pendidikan agama anak-anak dan remaja di sekitar PLTU Indramayu 1x1000 MW, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) dan Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 3 (UPP JBT 3) sebagai pelaksana memberikan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembangunan ruang belajar tambahan Rumah Tahfidz Al-Wafa yang berada di Desa Sumuradem, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Rumah Tahfidz Al-Wafa didirikan pada tahun 2018 yang pendanaannya didukung oleh PLN dengan menggunakan dana CSR PLN, YBM PLN, dan dana sosial lainnya.

Saat ini terdapat 2 Rumah Tahfidz binaan PLN yang telah aktif berjalan, yaitu Rumah Tahfidz Daarul Quran PLN Al-Wafa yang berada di Desa Sumuradem, Kecamatan Sukra, dan Rumah Tahfidz Daarul Quran PLN Al Jihad 1 di Desa Patrol Baru, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu.

Baca juga: Laba Bersih Pln Teraudit Naik 38,6% Menjadi Bukti Transformasi Berada Pada Jalur Yang Tepat

General Manager PLN UIP JBT menyampaikan bahwa dengan adanya penambahan ruang belajar Rumah Tahfidz ini, PLN berharap semakin banyak anak-anak dan remaja di sekitar proyek maupun di luar proyek yang menjadi penghafal Al-Qur’an.

“Tujuan dibentuknya Rumah Tahfidz PLN adalah untuk menfasilitasi anak-anak dan remaja di sekitar PLTU Indramayu yang ingin memperdalam ilmu agamanya, khususnya dalam penghafalan ayat-ayat Al-Quran. Sebab jumlah santri kini semakin bertambah dan perlu penyesuaian dalam kondisi pandemi Covid19, maka dengan adanya ruang tambahan ini diharapkan kegiatan belajar dapat berjalan lebih aman, nyaman dan kondusif. ” Ujar Octavianus.

CSR PLN UIP JBT
CSR PLN UIP JBT (istimewa)

Adapun kegiatan yang dilakukan di Rumah Tahfidz PLN utamanya adalah menghafal Al-Qur’an. Namun,  disamping itu juga dilakukan proses belajar Al-Qur’an mulai dari tajwid hingga tilawah.

Baca juga: PLN jalankan Program CSR selaras dengan SDGs

Hingga saat ini, lebih dari 100 santri telah diwisuda dari Rumah Tahfidz Al-Wafa, diantaranya 50 santri untuk kategori iqro, 46 santri khatam Al-Qur’an Binadhor, dan 10 santri khatam Juz 30 / Juz Amma. 

Saat ini jumlah pengajar di Rumah Tahfidz Daarul Quran PLN Al Wafa adalah 5 orang dengan jumlah santri sebanyak 230 orang.

Mayoritas santri berasal dari Desa Sumuradem Barat dan Desa Sumuradem Timur, Indramayu.

Penambahan santri sebanyak dua kali lipat sejak rumah tahfidz ini didirikan tersebut menjadi latar belakang bantuan yang diberikan oleh PLN.

Selain bantuan penambahan ruang belajar, PLN UIP JBT sebelumnya juga turut memberikan bantuan CSR berupa seragam santri dan sarana prasarana belajar. 

“Kami atas nama pengelola rumah tahfidz Al-Wafa mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah membantu kami baik dari segi waktu, dana dan pemikiran sehingga program rumah tahfidz Al-Wafa dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Jazakumullah khairon kasiron, semoga PLN semakin barokah dan bermanfaat.” ungkap Siti Robiah, salah satu pengajar dan pengelola Rumah Tahfidz PLN Al-Wafa.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved