Kabar Seleb
Najwa Shihab Menangis, Mendadak Ungkapkan Belum Siap Kehilangan Sang Ayah, Quraish Shihab Tertegun
Najwa Shihab menangis mendadak mengungkapkan dirinya belum siap kehilangan sang ayah, Quraish Shihab. Momen tersebut terlihat saat Najwa Shihab berkum
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Kisdiantoro
TRIBUNJABAR.ID - Najwa Shihab menangis mengungkapkan belum siap kehilangan sang ayah, Quraish Shihab.
Momen tersebut terlihat saat Najwa Shihab mengumpulkan kedua pamannya dan dua saudarinya termasuk sang ayah Quraish Shihab untuk berbincang.
Seperti yang terlihat dalam tayangan kanal Youtube itu ia beri judul “Kumpul Shihab Bersaudara soal Keluarga, Jilbab, Kehilangan”.
Dari satu topik pembicaraan itu, tiba-tiba Najwa membahas bahwa ada satu adik dari Quraish Shihab yang wafat di usia kanak-kanak.
Baca juga: Surat Peringatan Albert Einstein Protes Kekejaman Zionis Israel terhadap Palestina, Berikut Isinya
Saat itulah, tetiba air mata mengalir dari mata, Najwa Shihab menangis.
Ia mendadak mengungkapkan bahwa dirinya belum siap kehilangan sang ayah, Quraish Shihab.
Hal ini diungkapkan Najwa Shihab saat berkumpul dengan kedua paman dan saudari-saudarinya lewat tayangan di Kanal Youtube-nya, Jumat (21/5/2021).
Awalnya Najwa menceritakan kisah bahwa adanya anggota keluarga Shihab yang meninggal.
Najwa menjelaskan kedua pria yang hadir berbincang di samping Quraish Shihab adalah pamannya-pamannya.
Awalnya, perempuan yang akrab disapa Nana itu menjelaskan sang kakek bernama Abdurrahman Shihab.
Sang kakek memiliki 13 orang anak, tiga di antaranya yang telah hadir di hadapannya.
Dari arah kiri adalah Nizar Shihab, dan di tengah-tengah atau di samping kiri Quraish Shihab adalah Alwi Shihab.
Kemudian Najwa mengungkapkan satu dari ke-13 anak atau saudara sang ayah telah meninggal dunia di usia 4 tahun.
Baca juga: Misteri Meninggal Mendadak Dijelaskan Rasulullah sebagai Tanda Kiamat, Bagi Muslim sebagai Nikmat
Dari pembahasan itu kemudian Quraish Shihab menceritakan kisah adiknya yang meninggal itu.
Diceritakannya, bahwa sebelum wafat sang adik sudah pandai menyanyi, bahkan nyanyian tersebut menginsyaratkan sesuatu.