Rabu, 29 April 2026

Tak Ada Gempa, Gedung Setinggi 300 Meter di China Berguncang, Pengunjung Panik Berhamburan Keluar

Suasana tak biasa terjadi pada gedung pencakar langit di China, Selasa (18/5/2021). Tiba-tiba saja, gedung SEG Plaza setinggi 300 meter berguncang,

Tayang:
Editor: Hilda Rubiah
Tangkapan Layar Youtube Analysis TV/STR / AFP
Tak Ada Gempa, Gedung Setinggi 300 Meter di China Berguncang, Pengunjung Panik Berhamburan Keluar 

Tentang Menara SEG

Masih dilansir The Guardian, nama gedung itu diambil dari nama pabrik semikonduktor dan elektronik Shenzhen Electronics Group yang kantornya berlokasi di kompleks tersebut.

SEG Plaza adalah menara tertinggi ke-18 di Shenzhen, menurut database gedung pencakar langit Council on Tall Buildings and Urban Habitat.

Pihak berwenang China tahun lalu melarang pembangunan gedung pencakar langit yang lebih tinggi dari 500 meter, menambah batasan ketinggian yang sudah diberlakukan di beberapa kota seperti Beijing.

Pedoman baru untuk arsitek, perencana kota, dan pengembang bertujuan untuk "menyoroti karakteristik China" dan juga melarang bangunan "peniru" yang meniru landmark dunia

Gedung SEG Plaza 300 meter setelah berguncang di Shenzhen Guangdong, China Selasa 18 Mei 2021 (STR / AFP)
Gedung SEG Plaza 300 meter setelah berguncang di Shenzhen Guangdong, China Selasa 18 Mei 2021 (STR / AFP) ()

Lima dari gedung pencakar langit tertinggi di dunia terletak di China, termasuk gedung tertinggi kedua di dunia, Menara Shanghai, yang berdiri di ketinggian 632 meter.

Shenzhen adalah kota metropolis yang luas di China selatan, dekat dengan Hong Kong.

Shenzhen memiliki kancah manufaktur teknologi lokal yang berkembang pesat.

Banyak raksasa teknologi China, termasuk Tencent dan Huawei telah memilih kota itu sebagai markas mereka.

Shenzhen juga merupakan rumah bagi gedung pencakar langit tertinggi keempat di dunia, Pusat Keuangan Ping An setinggi 599 meter.

Runtuhnya bangunan bukanlah hal yang jarang terjadi di China, di mana standar bangunan yang lemah dan urbanisasi yang sangat berbahaya menyebabkan konstruksi dibangun dengan tergesa-gesa.

Mei lalu, sebuah hotel karantina berlantai lima di kota tenggara Quanzhou runtuh karena konstruksi yang buruk, menewaskan 29 orang.

Gempa bumi Sichuan tahun 2008 menyebabkan lebih dari 69.000 kematian.

Bencana tersebut memicu badai kontroversi publik atas gedung sekolah yang dibangun dengan buruk yang runtuh menewaskan ribuan siswa.

Baca juga: Siang Ini Gempa Bumi Melanda Poso Sulawesi Tengah, BMKG Sebut Pusat Gempa di Darat

Tornado beruntun di China Tengah dan Timur 

Sumber: Surya Malang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved