Breaking News:

Pemudik Marah saat Diminta Putar Balik di Kawasan Puncak Bogor, Mengaku Tetangga Bupati

Peristiwa adu argumen antara petugas dan pengendara warnai penyekatan larangan kendaraan plat luar Bogor di Simpang Gadog, Puncak Bogor di momen libur

Istimewa/tribunnews.com
Pos penyekatan mudik lebaran 2021 di perbatasan Puncak-Cianjur, Jawa Barat, jebol oleh ribuan pemudik, Kamis (13/5/2021) dini hari. 

TRIBUNJABAR.ID - Pemudik marah di pos penyekatan ketika diminta putar balik kembali terjadi.

Peristiwa adu argumen antara petugas dan pengendara warnai penyekatan larangan kendaraan plat luar Bogor di Simpang Gadog, Puncak Bogor di momen libur Lebaran 1442 Hijriah / 2021.

Sejumlah pengendara emosi hingga turun dari kendaraan lalu terlibat perdebatan dengan petugas setelah tak terima diputar balik karena pembatasan kendaraan tersebut.

Baca juga: Pemudik yang Positif Covid-19 Boleh Lanjutkan Perjalanan, tapi Harus Lakukan Ini

Seperti yang terjadi pada Sabtu (15/5/2021) ketika volume arus kendaraan di kawasan Puncak Bogor mengalami peningkatan dibanding hari-hari sebelumnya.

Dalam peristiwa perdebatan dengan petugas ini, salah satu pengendara berjaket merah bahkan sampai mengaku sebagai tetangga bupati agar bisa lolos penyekatan.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan bahwa dalam peristiwa tersebut pihaknya tidak melakukan tindakan apapun seperti tilang dan lain-lain kecuali tetap diputar balik.

Pria berjaket merah tersebut pun akhirnya bersedia mengurungkan niat masuk ke Puncak Bogor setelah terlibat perdebatan tersebut.

"Tilang pun tilang apanya, yang kemaren kalau kita putar balik, ya putar balik, sudah kita putar balikan," kata AKBP Harun kepada wartawan, Minggu (16/5/2021).

Peristiwa adu mulut antara pengendara dengan petugas ini, kata Harun, hanya beberapa kali terjadi.

Itu pun sudah bisa langsung diselesaikan tanpa berbuntut panjang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved