Kamis, 9 April 2026

Jalan Protokol di Indramayu Mulai Dipadati Masyarakat yang Hendak Bersilaturahmi

Seperti yang terlihat di Jalan Jenderal Sudirman Indramayu, jalanan yang semula lenggang, mendadak ramai setelah pelaksanaan Salat Idulfitri.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Ravianto
handhika rahman/tribun jabar
Suasana di Jalan Jenderal Sudirman Indramayu, Kamis (13/5/2021). Masyarakat hendak bersilaturahmi ke sanak saudara saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman Indramayu, Kamis (13/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Ruas jalan protokol di pusat kota Indramayu ramai dilintasi masyarakat yang hendak bersilaturahmi kepada sanak saudara.

Hal ini terlihat dari busana muslim yang dikenakan mereka saat berkendara.

Seperti yang terlihat di Jalan Jenderal Sudirman Indramayu, jalanan yang semula lenggang, mendadak ramai setelah pelaksanaan Salat Idulfitri.

Sebagian masyarakat ada juga yang melintas hendak menuju pemakaman umum yang berlokasi di sejumlah titik di Kabupaten Indramayu untuk berziarah.

Meski ramai dilintasi kendaraan, kepadatan arus lalu lintas tidak terjadi di pusat kota Indramayu.

Sekilas terlihat, para pengendara pun sudah mematuhi protokol kesehatan dengan mengenakan masker.

Sebagian lagi ada yang hendak bersilaturahmi dengan berjalan kaki bersama keluarga.

Diketahui, momen Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah ini disambut suka cita oleh warga di Kabupaten Indramayu karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, pemerintah Kabupaten Indramayu memperbolehkan masyarakat untuk bersilaturahmi pada Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah nanti.

Dengan catatan, silaturahmi tatap muka itu hanya boleh dilakukan kepada keluarga inti saja.

"Boleh silaturahmi, tapi terbatas, hanya keluarga inti," ujar dia pada Minggu (9/5/2021).

Deden Bonni Koswara mengatakan, selebihnya, masyarakat bisa bersilaturahmi secara visual kepada keluarga besar yang lain.

Silaturahmi visual sendiri, tidak akan mengurangi makna dari silaturahmi.

Pemerintah, disampaikan Deden Bonni Koswara berharap, masyarakat bisa mengindahkan imbauan tersebut.

Guna mengantisipasi risiko penyebaran Covid-19 akibat banyaknya para pemudik yang mudik ke pulang kampung lebih awal.

"Sehingga risiko penularan bisa terus ditekan," ujar dia.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved