Breaking News:

Idulfitri 1442 H

Emil Larang Silaturahmi dan Ziarah Kubur Setelah Salat Idulfitri, Pemakaman Ditutup Sampai 16 Mei

Emil mengatakan sudah sepakat dengan kepala daerah mengenai larangan silaturahmi dan ziarah kubur.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Muhammad SA
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Makodam III/Siliwangi, Jumat (7/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan telah menyepakati sejumlah hal terkait perayaan Idulfitri 1442 H bersama para kepala daerah di Jawa Barat dalam rapat secara virtual yang digelar, Selasa (11/5/2021). 

Kesepakatan tersebut di antaranya para kepala daerah di Jabar dipersilakan salat Idulfitri di rumah saja.

Gubernur mengatakan ia pun akan melaksanakan salat Idulfitri di kediamannya, di masjid belakang Gedung Pakuan, seperti halnya Presiden yang memutuskan tidak salat tidak Istiqlal tapi di Istana Bogor. 

"Saya pun mengimbau agar kepala daerah juga sama melaksanakan ibadah di kediaman masing-masing," katanya seusai rapat tersebut.

Gubernur mengatakan pihaknya pun melarang kunjungan atau silaturahmi setelah salat Idulfitri.

Hal ini dinilai berpotensi besar menyebabkan penyebaran Covid-19.

"Kemudian, kami melarang ada kunjungan setelah saat id. Potensi bahaya di sana, antar tetangga saling mengunjungi, ngobrol, makan, buka masker, itu potensi besar sekali. Kami tidak anjurkan dan kami larang," katanya.

Baca juga: Bukan THR, Pegawai non-ASN Jawa Barat Akan Dapat Honorarium Tambahan Sebesar Satu Kali Gaji

Tidak hanya bersilaturahmi dengan tetangga yang dilarang, katanya, ziarah kubur pun ikut dilarang.

Karenanya, pemakaman umum akan ditutup sampau 16 Mei 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved