Breaking News:

Puncak Arus Mudik, Petugas Gabungan di Sumedang Waspadai Pergerakan Pemudik Menjelang Malam Takbiran

Petugas gabungan bakal mewaspadai pergerakan warga yang nekat mudik ke Kabupaten Sumedang saat malam takbiran

istimewa
ILUSTRASI - pemudik menangis karena minta bisa tetap mudik meski bawa surat hasil tes palsu 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Petugas gabungan bakal mewaspadai pergerakan warga yang nekat mudik ke Kabupaten Sumedang saat malam takbiran, sehingga akan lebih memperketat penyekatan.

Hal tersebut, karena menjelang malam takbiran diprediksi menjadi puncak arus mudik, sehingga kegiatan warga yang akan beraktivitas masuk ke Kabupaten Sumedang juga akan meningkat.

"Puncak arus warga yang nekat memasuki Sumedang diperkirakan akan terjadi pada malam takbiran," ujar Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, belum lama ini.

Eko mengatakan, meningkatnya pemudik saat menjelang malam takbiran itu karena banyak warga Sumedang yang bekerja di Kota Bandung dan nantinya akan memaksakan untuk pulang kampung.

Atas hal tersebut, pihaknya mengimbau warga yang datang dari daerah Bandung Raya seperti dari Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi untuk mengurungkan niat untuk mudik ke Sumedang.

"Mohon urungkan niat untuk pulang ke kampung halaman anda di Sumedang. Ini kebaikan keluarga anda di Sumedang," katanya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan mengatakan, para pemudik yang lolos dari penyekatan harus menjalani isolasi di tempat khusus yang sudah disediakan di setiap desa yang ada di Kabupaten Sumedang.

Baca juga: Diwarnai Adu Mulut, Ratusan Pemotor Mudik Gagal Lolos Pos Penyekatan Gentong dan Diputar Balik

"Isolasinya di tempat khusus, kita sudah siapkan tempat isolasinya di setiap desa," ujarnya saat meninjau Pos Penyekatan Jatinangor, Jumat (7/6/2021).

Para pemudik yang lolos penyekatan tersebut, kata Erwan, harus menjalani isolasi di tempat isolasi yang sudah disiapkan oleh Satgas Covid-19 tingkat desa selama lima hari.

"Jadi bagi pemudik yang sudah terlanjur sampai di Sumedang, ya wajib isolasi," kata Erwan.

Atas hal itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 tingkat desa untuk melakukan pengawasan dan pendataan bagi para pemudik yang lolos dari penyekatan tersebut.

Baca juga: Ketika Para Pemudik Nekat Terjang Hujan Deras di Karawang, Ada yang Jatuh Dekat Pos Penyekatan

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved