Breaking News:

Minta Keadilan, Sopir Bus Sweeping Travel Gelap, Kendaraan Bawa Pemudik Dari Tangerang, SIM Ditahan

Menuntut keadilan karena tidak bisa angkut pemudik, sopir bus sweeping travel gelap yang angkut pemudik

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Siti Fatimah
kompas.com
ilustrasi- Menuntut keadilan karena tidak bisa angkut pemudik, sopir bus sweeping travel gelap yang angkut pemudik 

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Sejumlah sopir bus di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat ikut berjaga di titik Chek Point yang berada di Tugu Ikan daereh perbatasan Kuningan - Cirebon.

Teramati di lokasi chek point, ternyata mereka alias para sopir bus itu turun ke jalan melakukan aksi sweeping terhadap travel gelap yang masih diketahui beroperasi, Sabtu (8/5/2021) dini hari.

Dalam aksinya mereka berhasil menghentikan kendaraan yang melintas di pos penyekatan Tugu Ikan bersama petugas gabungan dari TNI Polri, Dishub dan Satpol PP.

Baca juga: Masih Ada yang Nekat Mudik, 10 Travel Gelap Diamankan dan 500 Kendaraan Diputarbalik di Cileunyi

Terpantau travel gelap jenis Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi B 1067 TIP ini dihentikan dan diperiksa petugas karena terbukti membawa lima orang pemudik dari Tangerang.

sweeping travel gelap
sweeping travel gelap ()

Saat ditemui di lokasi Sudira Ketua Paguyuban Karyawan Putri Luragung mengungkapkan bahwa aksi turun ke jalan ini bertujuan untuk menuntut keadilan agar travel gelap tidak lagi beroperasi.

"Kami turun ke jalan karena kami merasa tidak adil, kita ikuti aturan pemerintah tapi kenapa travel gelap masih berkeliaran," ungkap dia.

Baca juga: Nekat Naik Travel Gelap Demi Mudik, Tidak Akan Dapat Santunan bila Terjadi Kecelakaan

Melihat ketidakadilan ini berharap kepada petugas di lapangan yang melakukan penyekatan untuk bertindak tegas.

"Jadi saya minta petugas di lapangan untuk bertindak tegas agar travel gelap juga tidak ada yang beroperasi," ujarnya.

Kepada wartawan di lokasi, Ipda Farikin Perwira Pengendali (Padal) mengklaim bahwa kegiatan tadi terbukti ada pelanggaran dan kendaraan membawa pemudik juga tidak dilengkapi dengan surat-surat.

"Untuk mobil travel gelap langsung ditahan. Namun kami beri kebijakan kepada sopir travel untuk terlebih dulu mengantar penumpangnya dengan jaminan SIM dan STNK," ujarnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved