Breaking News:

Masih Ada yang Nekat Mudik, 10 Travel Gelap Diamankan dan 500 Kendaraan Diputarbalik di Cileunyi

Hingga hari kedua larangan mudik petugas mengamankan 10 travel gelap dan 500 kendaraan diputarbalik di Cileunyi

Tribun Jabar
Ilustrasi travel gelap- Hingga hari kedua larangan mudik petugas mengamankan 10 travel gelap dan 500 kendaraan diputarbalik di Cileunyi 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG-  Hingga kini terdapat 10 kendaraan travel gelap yang diamankan, dan 500 lebih kendaraan pemudik diputar balikkan, pada penyekatan pelarangan mudik Lebaran 2021, di Gerbang Tol Cileunyi.

Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan untuk hari ini saja sekitar hingga siang ini, sekitar pukul 11 WIB, sudah terdapat 351 kendaraan yang diperiksa, jika ditotalkan dengan hari kemarin terdapat 2360 kendaraan yang diperiksa.

"Hari ini kendaraan yang diputar balikkan terdapat 44  kendaraan, jika ditotalkan dengan hari kemarin terdapat 538 kendaraan yang diputar balikkan," ujar Erik, di sela penyekatan larangan mudik di Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Nekat Naik Travel Gelap Demi Mudik, Tidak Akan Dapat Santunan bila Terjadi Kecelakaan

Erik mengatakan, selain memutar balikkan kendaraan pihaknya juga mengaman travel gelap.

"Hingga kini ada 10 travel gelap yang diamankan," kata Erik.

Erik mengungkapkan, dilarangnya mudik kali ini untuk antisipasi terjadinya penyebaran covid 19, selama masa libur Lebaran.

"Diimbau untuk mematuhi aturan pemerintah terkait larangan mudik, jangan sampai memaksakan mudik," ucap Erik.

Erik menegaskan, jangan sampai memaksakan mudik, meski dengan berbagai cara. Kata Erik, pertama kalau menggunakan travel gelap, ada potensi ditipu calo atau yang menawarkan karena angkutan ilegal.

Baca juga: Larangan Mudik di Karawang, Dini Hari Tadi 34 Mobil Travel Diminta Putar Arah, Nekat Bawa Pemudik

"Selain itu jika gunakan travel gelap, akan rugi karena ada penyekatan. Setelah membayar ongkos travel gelap, harus kembali lagi dengan kendaraan lain, sehingga jadi rugi dua kali, bayar travel gelap dan ongkos pulang karena trevel gelap tak bertanggung jawab," ujarnya.

"Jika pakai kendaraan pribadi juga pasti diputar balikkan, jadi buang-buang waktu, tenaga, dan biaya. Jangan juga memaksakan mudik melalui jalur tikus karena jalur tikus juga dijaga," kata Erik.

Erik juga mengimbau, jangan coba-coba menjadikan kedaraan pribadi digunakan untuk angkutan, atau  travel gelap.

"Jika kedapatan, kendaraannya akan kami sita, dan kembalikan 21 Mei, setelah libur lebaran," katanya.

Maka, kata Erik, untuk lebaran kali ini jangan mudik, di rumah saja.

"Jika bersilaturahmi,  gunakan saja berbagai fasiltas yang ada, seperti video call," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved