Breaking News:

Ada Kelalaian Medis di Balik Meninggalnya Diego Maradona, Kesimpulan Dewan Medis

Diego Maradona meninggal karena ada kelalaian medis yang seharusnya bisa dihindari.

Kompas.com
Fan Napoli mengibarkan bendera raksasa bergambarkan muka Diego Maradona pada laga Liga Italia kontra Lazio di Stadion San Paolo pada 13 April 2014. Kematian Maradona karena ada kelalaian medis 

TRIBUNJABAR.ID - Diego Maradona meninggal karena ada kelalaian medis yang seharusnya bisa dihindari.

Itulah kesimpulan Dewan Medis yang beranggotakan 11 ahli lintas disiplin ilmu.

Hal itu tecermin dari dokumen penyelidikan setebal 70 halaman yang dirlis Dewan Medis bentukan Kejaksaan San Isidro , Buenos Aires, pada Jumat (30/4/2021) waktu setempat.

Satu kalimat yang terdapat dalam dokumen tersebut adalah, "Tindakan tim kesehatan yang merawat Maradona kurang memadai dan sembrono."

Setidaknya terdapat tiga poin dalam dokumen tersebut yang mengindikasikan bahwa Diego Marodona telah menjadi korban kelalaian medis.

Dikutip dari situs Tyc Sports, beberapa poin yang dipermasalahkan Dewan Medis adalah kinerja psikiater pendamping, obat terapi dan jantung, hingga minimnya tindakan pada masa-masa kritis Diego Maradona.

Beberapa dari poin tersebut dikaitkan dengan kecanduan Diego Maradona terhadap alkohol dan zat terlarang lainnya.

Baca juga: Hasil Liga Italia, Inter Milan Ditahan Napoli di Stadion Diego Armando Maradona

Dalam laporan Dewan Medis tersebut, Diego Maradona juga disebut menghadapi masa-masa kritis setidaknya 12 jam sebelum meninggal dunia.

Namun, tanda-tanda itu diabaikan oleh petugas medis sehingga memperburuk kondisi Maradona.

"Maradona menunjukkan tanda-tanda jelas dari periode nyeri berkepanjangan. Jadi, kami menyimpulkan bahwa pasien tidak diawasi dengan benar 12 jam sebelum meninggal dunia," bunyi kalimat dalam laporan Dewan Medis.

Halaman
1234
Editor: Giri
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved