Breaking News:

Otomotif

Program Trade In Mobil lama dengan Mobil Baru, eCommerce Janjikan Kemudahan Bagi Konsumen

Penurunan signifikan itu tidak hanya berimbas pada industri roda empat, melainkan seluruh ekosistem yang terikat di dalamnya...

Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Program Trade In Mobil lama dengan Mobil Baru, eCommerce Janjikan Kemudahan Bagi Konsumen
DOK TRIBUN JABAR
ILLUSTRASI. Seorang teknisi memijit tombol hidrolik saat mengangkat salah satu kendaraan yang akan dicek di dealer Suzuki Nusantara Jaya Sentosa, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Rabu (25/4/2020). (FOTO: TRIBUNJABAR/GANI KURNIAWAN)

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Menurut data gabungan industri kendaraan bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil baru dari pabrik ke dealer

selama tahun 2020 turun sebanyak 48,3% dari 1.030.126 unit pada 2019 menjadi 532.027 unit.

Penurunan signifikan itu tidak hanya berimbas pada industri roda empat, melainkan seluruh ekosistem yang terikat di dalamnya.

Mulai dari bahan baku, suku cadang, industri kecil menengah (IKM) sektor komponen, aksesoris, lembaga pembiayaan (leasing), hingga penjual mobil bekas

turut terseret imbas pandemi Covid-19.

Melihat lesunya daya beli masyarakat khususnya di sektor industri otomotif tersebut, pemerintah memberikan ‘stimulus’ pajak 0% untuk setiap pembelian mobil baru.

Pemberian insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) hingga 0% ini resmi berlaku sejak awal Maret lalu.

Dengan adanya relaksasi pajak PPnBM tentu bisa membuat harga mobil baru jauh menjadi lebih murah.

Namun, walaupun pemerintah memberikan keringanan PPnBM, perlu kita ketahui tidak semua jenis mobil baru bisa mendapatkan insentif pajak yang diberikan pemerintah.

Halaman
1234
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved