Breaking News:

Warga Di Perbatasan Bandung Sumedang Tak Permasalahkan Larangan Mudik, Ini Alasannya

Warga di perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang, tak menghiraukan adanya larangan mudik

Perbatasan Bandung Sumedang- Warga di perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang, tak menghiraukan adanya larangan mudik 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Warga di perbatasan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang, tak menghiraukan adanya larangan mudik dari Kabupaten Sumedang ke Kabupaten Bandung ataupun sebaliknya.

Larangan tersebut dikarenakan Kabupaten Sumedang tak masuk algomerasi Bandung Raya.

Adapun yang termasuk Bandung raya, yakni Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

Baca juga: Ini Kata Wakil Bupati Sahrul Gunawan tentang Mudik dan Wisata di Kabupaten Bandung

Seorang warga Rancaekek Kabupaten Bandung, Ujang (50), mengatakan, adanya larangan tersebut, tak menjadi masalah baginya.

"Kalau untuk di sini mah biasa saja, soalnya nyebrang juga sudah masuk Sumedang, beda kota," ujar Ujang, saat ditemui di Rancaekek.

Sebab memang Rancaekek berbatasan dengan Cimanggung Kabupaten Sumedang, hanya terhalang jalan raya.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021 di Purwakarta, Pemudik yang Langgar Penyekatan akan Diputar Balik

"Jadi biasa saja, apalagi saya kan ngojeg, jadi kalau ada penumpang ke mana ya diantar, mau ke wilayah Kabupaten Bandung atau Sumedang" kata Ujang.

Ujang mengatakan, sebab kalau tidak begitu, ya sulit karena dirinya harus menafkahi keluarganya.

"Kalau ngojeg, kan siapa saja mau ke mana saja, ya diantar saja," kata dia.

Sedangkan Uber (51) mengaku, dengan adanya larangan tersebut ya biasa saja.

"Kegiatan seperti biasa, tak ada pengaruhnya, tahun kemarin juga kan sama seperti itu," ucapnya.

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved