Breaking News:

Babi Ngepet di Depok Ternyata HOAKS, Para Pelaku Punya Peran Masing-masing, Babinya Dibeli Online

Kabar bohong babi ngepet di Sawangan terungkap setelah polisi mendalami isu yang menghebohkan tersebut. Setelah diselidiki polisi, ternyata hoaks

Istimewa
Warga di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, digegerkan dengan penangkapan seekor binatang babi, yang diduga adalah babi jadi-jadian alias babi ngepet. Kabar itu akhirnya terbukti palsu karena ternyata babi itu dibeli secara online. 

TRIBUNJABAR.ID, DEPOK - Kabar babi ngepet di Kampung Bedahan, Sawangan, Depok membuat heboh masyarakat.

Setelah diselidiki polisi, ternyata kabar babi ngepet di Sawangan itu hoaks.

Kabar bohong babi ngepet di Sawangan terungkap setelah polisi mendalami isu yang menghebohkan tersebut.

Ternyata pembuat hoaks adalah sekelompok orang yang memiliki peran masing-masing.

Polisi sudah menangkap AI (44), tersangka kasus hoaks babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok, Jawa Barat, yang viral belakangan ini.

Kapolres Metro Depok Kombes Imran Edwin Siregar menyatakan bahwa rekayasa ini telah direncanakan oleh AI sejak bulan lalu.

HEBOH ISU BABI JADI-JADIAN Alias Babi Ngepet Ditangkap di Depok, Wujudnya Berubah Saat Ditangkap

"Berawal dengan adanya cerita masyarakat sekitar merasa kehilangan uang, ada Rp 1 juta, ada Rp 2 juta. Mereka mengarang cerita dari kehilangan itu dari bulan Maret, jadi ada kurang lebih 1 bulan," jelas Imran kepada wartawan, Kamis (29/4/2021).

"Tersangka ini bekerja sama dengan kurang lebih delapan orang, membuat cerita seolah-olah babi ngepet itu benar, ternyata itu adalah rekayasa dari tersangka dan teman-temannya," ia menambahkan.

Imran memastikan semua kabar yang kadung tersebar selama beberapa hari terakhir adalah hasil rekayasa, mulai dari cerita delapan orang warga bugil menangkap babi ngepet sampai kisah-kisah orang yang berubah jadi babi.

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved