Breaking News

Persib Bandung

Piala Menpora 2021 Usai, Pelatih Persib Bandung Robert Alberts: Ini Bentuk Pengorbanan Para Pemain

Robert Alberts mengatakan, bermain di Piala Menpora 2021 merupakan bentuk pengorbanan para pemain agar izin Liga 1 bisa dikeluarkan kepolisian.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Gelandang Persib Bandung Esteban Vizcarra berusaha melewati gelandang Persija Jakarta Rohit Chand dalam laga leg kedua final Piala Menpora, Minggu (25/4/2021). Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengatakan, bermain di Piala Menpora 2021 merupakan bentuk pengorbanan para pemain agar izin Liga 1 bisa dikeluarkan oleh pihak kepolisian. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Piala Menpora 2021 akhirnya selesai diselenggarakan dengan cukup baik.

Persija Jakarta resmi keluar sebagai juara setelah di partai final mengalahkan Persib Bandung.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, mengatakan, bermain di Piala Menpora 2021 merupakan bentuk pengorbanan para pemain agar izin Liga 1 bisa dikeluarkan oleh pihak kepolisian.

Baca juga: Persib Bandung Menjadi Runner Up Piala Menpora 2021, Begini Komentar Manajemen

Baca juga: Polisi Tunggu Laporan Korban Penyerangan Graha Persib, Sudah Cek Lokasi dan Amankan Barang Bukti

"Kalian harus berpikir seperti ini, kami tidak pernah meminta untuk turnamen ini," ujar Robert di Hotel Crowne Plaza, Senin (25/4/2021).

"Kami terpaksa untuk bermain di turnamen dan kami mengorbankan diri kami untuk bermain di turnamen ini dalam hal untuk mendapat izin liga."

"Dan suporter juga berkontribusi untuk tidak datang ke stadion, semuanya harus terpisah."

Di samping itu, Robert berterima kasih kepada pihak penyelenggara karena sudah menjalankan Piala Menpora dengan cukup baik.

Para suporter pun, kata Robert, sudah mengikuti aturan untuk tidak datang langsung ke stadion mendukung kesebelasan tercintanya bertanding.

Gelandang Persib Bandhng Farshad Noor saat bertarung dengan pemain Persija Jakarta di final leg pertama Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (22/4/2021).
Gelandang Persib Bandhng Farshad Noor saat bertarung dengan pemain Persija Jakarta di final leg pertama Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (22/4/2021). (ligaindonesiabaru.com)

Dia berharap, izin Liga 1 yang sudah dinantikan sejak tahun lalu bisa segera keluar sehingga Persib bisa langsung mempersiapkan diri.

"Dan berterima kasih kepada panitia karena sudah mengorganisir turnamen untuk memberikan kesempatan pada pihak kepolisian protokol kesehatan yang berlaku, melihat klub secara profesional mengikuti aturan dan suporter mendukung dengan tidak datang ke stadion," katanya.

Robert Alberts juga mengaku bisa menerima hasil akhir final Piala Menpora.

Namun, Robert Alberts menegaskan, prioritas utama Persib bukan di turnamen pramusim.

Menurutnya, Maung Bandung berniat mengukir prestasi di Liga 1 2021.

Baca juga: Tak Juara di Piala Menpora, Ini Kata Pelatih Persib, Sebut Semua Jadi Pemenang Jika Liga 1 Bergulir

Baca juga: Gara-gara Ulah Pendukung Persib Bandung dan Persija Jakarta, Polri Kaji Ijin Liga 1 2021

"Saya masih teguh atas apa yang saya katakan di awal, turnamen ini bukan soal siapa yang menang."

"Sebanyak 18 tim Liga 1 adalah pemenangnya, termasuk Persipura, juga semua tim Liga 2 jika semua mendapat izin bermain di Liga," ucap Robert Alberts di laman resmi klub.

Khusus soal pertandingan leg kedua final melawan Persija, Robert mengaku pertandingan tersebut terasa sulit.

Tidak hanya karena untuk mengejar defisit dua gol, tapi juga setelah kartu merah Bayu Fiqri.

Pemain muda bernomor punggung 4 tersebut turun sejak menit pertama di laga penting itu.

Ia tampil agresif dalam mencegah upaya Marco Motta membangun serangan hingga dua kartu kuning harus diterimanya dari wasit.

"Kami telah berupaya untuk bangkit mengejar dua gol. Tapi bermain dengan 10 pemain tentu bukan hal mudah."

"Hal yang juga penting, kenapa kami bermain di turnamen ini jawabannya adalah untuk memulai Liga di Indonesia," ucapnya.

Agenda Persib

Lantas apa agenda Persib Bandung selanjutnya?

Menurut laman resmi klub, pelatih Persib Robert Alberts langsung meliburkan pemainnya dari latihan bersama.

Supardi Nasir dan kawan-kawan rencananya kembali berkumpul pada tanggal 22 Mei 2021 setelah Idulfitri.

Terhitung tanggal 27 April 2021, pelatih memberikan kebebasan kepada pemainnya untuk pulang ke kampung halaman.

Namun, tetap ada pekerjaan rumah yang harus dilaksanakan.

Robert Alberts mengatakan, pemain tetap harus melakukan latihan individu seperti yang pernah dijalankan sebelum bergulirnya Piala Menpora.

Pemain akan memberikan laporan berupa video latihan kepada tim pelatih.

Ezra Walian, pemain baru Persib Bandung (tengah), sudah ikut bergabung dalam latihan hari Kamis (18/3/2021).
Ezra Walian, pemain baru Persib Bandung (tengah), sudah ikut bergabung dalam latihan hari Kamis (18/3/2021). (Tribun Jabar)

"Selama libur latihan (libur latihan bersama), pemain menjalankan latihan dan melaporkan dalam bentuk video," kata Robert.

Pemain harus bisa menjaga kebugaran secara mandiri selama hampir satu bulan.

Pelatih asal Belanda ini menargetkan level kebugaran pemain tidak anjok ketika kembali berlatih bersama.

Sebab, kabarnya kompetisi Liga 1 2021 akan bergulir 3 Juli 2021.

Persib menargetkan persiapan tidak kembali ke titik nol.

Namun, melanjutkan yang sudah diraih saat ini. 

Tentang aksi vandalisme dan perusakan yang terjadi setelah Maung Bandung kalah dari Persija Jakarta, Robert melihat aksi itu dilakukan oleh oknum.

Menurutnya, mereka bukan bobotoh.

Menurut Robert Alberts, bobotoh yang sebenarnya justru memberikan dukungan meski Persib Bandung sudah dua kali dipermalukan oleh rivalnya, Persija Jakarta, di final Piala Menpora.

"Saya juga mendapat pesan dari para bobotoh yang sebenarnya dan mereka memberikan dukungan. Mereka percaya masa depan tim dan kami juga belajar dari itu," ujar Robert Alberts.

Para suporter, ucap Robert Alberts, harus belajar mengapresiasi kerja keras tim jika benar-benar mencintai klub yang mereka dukung, bukan sebaliknya.

"Kalian mendukung klub, mengapresiasi kerja keras tim yang sudah melaju ke babak final," kata pelatih asal Belanda itu.

"Klub itu melewati Bhayangkara, Bali United, atau Madura United, tim-tim top. Klub itu sudah melangkah jauh dan kalian tidak bisa pergi keluar untuk merusak properti dan melakukan protes," ujar Robert Alberts.

Robert pun merasa orang-orang yang sudah melakukan perusakan dan vandalisme pascakekalahan Persib Bandung merasa malu karena perbuatan sendiri.

"Kalian seharusnya memberikan apresiasi. Saya yakin orang-orang ini pada akhirnya akan merasa malu atas apa yang dilakukan," ucapnya.

Kiprah Persib Bandung di Piala Menpora 2021, sebenarnya, memang cukup impresif.

Sebelum ditaklukkan Persija Jakarta di final, Pangeran Biru tak tersentuh kekalahan sejak fase grup.

Dari total delapan pertandingan, pasukan Robert Alberts hanya absen mencetak dalam pertandingan. Itu terjadi pada leg pertama final lawan Persija Jakarta. (*)

Berita Persib Bandung

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved