Breaking News:

Gempa Bumi di Sukabumi

Pasca-Gempa Bumi di Sukabumi, Laut Palabuhanratu Masih Normal, Dua Rumah Ambruk

Pengamat meteorologi geofisika BMKG Bandung, Andy Rachmadan, mengatakan, gelombang laut Palabuhanratu masih dalam keadaan normal.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Kondisi gelombang laut Palabuhanratu pasca gempa bumi, Rabu (28/4/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Pasca-gempa bumi magnitudo 5,0 di selatan Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (27/4/2021), pengamat meteorologi geofisika BMKG Bandung, Andy Rachmadan, mengatakan, gelombang laut Palabuhanratu masih dalam keadaan normal.

Ia menyebut, ketinggian air laut mencapai 2,5 meter sampai 3,5 meter, atau tidak terjadi kenaikan.

"Seperti biasa normal, 2, 5 sampai 3,5 meter," ujarnya via pesan singkat, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Gempa Bumi 5 Magnitudo di Sukabumi Ternyata Terasa sampai Jakarta, Bukan dari Megathrust

Baca juga: Berita Populer Gempa, Dua Lindu di Laut Selatan Guncang Gunungkidul dan Sukabumi Warga Panik

Andy mengatakan, gempa kemarin terasa hingga ke Jakarta dan sejumlah wilayah di Jawa Barat.

Menurut Andy, gempa ini bisa dirasakan luas ke sejumlah wilayah karena merupakan gempa bumi intraslab.

"Berdasarkan kedalaman sumber gempanya 58 km, gempa tersebut merupakan gempa bumi intraslab bersumber dari lempeng Indo-Australia, bukan bersumber dari megathrust."

"Jadi, dampak guncangannya lebih luas dibandingkan gempa-gempa yang bersumber dari megathrust dengan magnitude yang sama," katanya.

Berdasarkan laporan dari BPBD Kabupaten Sukabumi, gempa ini menyebabkan dua rumah ambruk di Kampung Linggaresmi RT 05 RW 04, Desa/Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Bantargadung, Sihabudin, mengatakan, dua rumah ini milik Husen dan Emar.

"Sekitar pukul 16.23 WIB telah terjadi bencana gempa bumi sehingga mengakibatkan 2 unit rumah ambruk," ujarnya via pesan singkat, Selasa malam.

Tak hanya dua rumah yang ambruk, Sihabudin menyebut, terdapat lima rumah yang terancam ambruk.

"Lima rumah lainnya terancam ambruk diakibatkan dari gempa bumi."

"Dalam kejadian tersebut tidak ada korban luka maupun korban jiwa, aman terkendali," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved