Wanita Pengirim Sate Beracun
Gadis Muda Berkulit Putih, Ciri-ciri Perempuan Pemilik Sate Beracun yang Tewaskan Bocah di Bantul
Putra Bandiman yang masih berusia 8 tahun menjadi korban tewas paket makanan berisi sate lontong beracun tersebut.
TRIBUNJABAR.ID, SLEMAN - Seorang driver ojek online menjadi korban paket makanan beracun yang merenggut salah seorang putranya.
Kejadian ini menimpa Bandiman, yang tinggal di Sewon, Bantul, Yogyakarta. bocah meninggal setelah makan sate
Putra Bandiman yang masih berusia 8 tahun menjadi korban tewas paket makanan berisi sate lontong beracun tersebut.
Bandiman sebenarnya diorder tidak melalui aplikasi online, melainkan lewat cara offline.
Saat itu BANDIMAN tiba-tiba datangi seorang perempuan muda yang bermaksud meminta tolong mengantarkan paket takjil.
"Dia mengatakan bahwa tidak punya aplikasi, dan meminta mengirimkan paket takil ke seseorang bernama Tomi di Villa Bukit Asri, Sembungan, Kasihan, Bantul," ujarnya saat ditemui Selasa (27/4/2021).
Racun Apa yang Dipakai di Sate Lontong Beracun yang Tewaskan Bocah? Lebih Kuat dari Racun Pertanian
Bandiman pun menyanggupi permintaan tersebut.
Perempuan itu pun menanyakan berapa tarif untuk mengantarkan paket berisi sate dan snack tersebut.
"Saya minta Rp 25 ribu, lalu saya dikasih Rp 30 ribu. Saya juga minta nomor HP orang yang dituju.
"Dan minta nama si pengirim, dia mengatakan bahwa pengirim atas nama Hamid dari Pakualaman," ujarnya.
Bandiman pun mengantarkan paket tersebut, namun sesampai di alamat yang dituju, rumah orang yang bernama Tomi tersebut terlihat sepi.
Bandiman pun berusaha menghubungi Tomi.
"Setelah saya hubungi, benar yang mengangkat bernama Tomi dan alamatnya juga benar.