Jumat, 15 Mei 2026

Banjir di Cianjur

Banjir 3 Meter Terjang Mande Cianjur, Ini Daerah-daerah yang Terdampak, Madrasah Ikut Terendam

Ini daerah-daerah yang terdampak banjir di Mande, Cianjur, sejak dini hari tadi.

Tayang:
Editor: taufik ismail
Istimewa
Seorang warga Mande, Cianjur, menggendong anaknya untuk dibawa ke tempat aman saat banjir menerjang, Rabu (28/4/2021) dini hari. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Puluhan rumah terendam banjir di Cianjur.

Hal tersebut diungkap Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur.

Mereka menyebutkan bangunan yang terdampak banjir di Desa Mande dan Desa Murnisari berjumlah 21 rumah.

Baca juga: Encep Bawa Anak Istri Terobos Banjir Cianjur di Gelapnya Malam, Relakan Motor dan Harta Terendam

Baca juga: BREAKING NEWS Warga Cianjur Teriak Minta Tolong dari Atap Rumah, Banjir 3 Meter Datang Jelang Sahur

Menurut Tim Reaksi Cepat BPBD, Muhamad Wahyudin Soleh, tak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir yang terjadi menjelang sahur, Rabu (28/4/2021) dini hari.

"Ada 21 rumah yang terdampak banjir di Kampung Pasirnambo, Mande dan Kampung Gempol, Murnisari," ujar Wahyu ditemui di lokasi banjir.

Wahyu mengatakan, dari 21 rumah tersebut satu di antaranya adalah madrasah.

"Kalau kerugian masih kami data, saat ini kami masih melakukan asesmen awal terlebih dahulu," ujarnya.

Ia mengatakan, lansia dan anak terlebih dahulu sudah dievakuasi oleh warga sekitar pukul 04.00 WIB.

"Sekarang kami tinggal menyelesaikan evakuasi warga yang masih terisolasi karena banjir ini," kata Wahyu.

BPBD dan Polsek Mande membantu evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir, Rabu (28/4/2021) pagi.
BPBD dan Polsek Mande membantu evakuasi warga yang rumahnya terendam banjir, Rabu (28/4/2021) pagi. (Tribun Jabar/Ferri Amiril M)

Warga Terobos Banjir

Encep Romli (48), warga Mande, Cianjur, Jawa Barat, yang rumahnya kebanjiran mengatakan efek buruk bisa terjadi jika banjir terjadi bukan di bulan puasa.

Menurutnya bisa terbayang warga di Kampung Pasirnambo, Desa Mande, Kecamatan Mande, yang sedang tertidur pulas pukul 02.00 WIB langsung kebanjiran rumahnya.

"Kebayang kalau bukan bukan puasa, Pak, soalnya pukul 02.00 WIB pasti warga sedang tertidur pulas," ujar Encep ditemui di rumahnya, Rabu (28/4/2021).

Encep mengatakan, pukul 02.00 di bulan puasa warga sudah ada yang bangun untuk mempersiapkan sahur.

"Karena bulan puasa maka sudah ada yang bangun saat air naik ke rumah," kata Encep.

Ia memberanikan diri menyeberang sungai meski saat itu tak ada perbedaan mana sungai dan bukan karena air sudah mulai rata dengan jembatan di depan rumahnya.

"Terpenting selamat dulu anak dan istri, Pak, saya bawa menyeberang sungai, kalau harta benda dan motor saya tinggalkan saja," kata Encep.

Pulang kembali setelah air mulai surut satu meter, Encep melihat semua perabotan rumahnya sudah terendam banjir.

Warga Mande, Kabupaten Cianjur masih berlindung di atap rumah karena takut banjir susulan, Rabu (28/4/2021) dini hari.
Warga Mande, Kabupaten Cianjur masih berlindung di atap rumah karena takut banjir susulan, Rabu (28/4/2021) dini hari. (istimewa)

Berlindung di Lantai Dua

sebanyak tujuh orang warga Kampung Cinambo, Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berteriak minta tolong kepada warga lainnya dari lantai dua sebuah rumah, Rabu (28/4/2021) sekitar pukul 02.00 WIB menjelang sahur.

Teriakan warga tersebut karena rumah mereka terendam banjir setinggi tiga meter.

Tak ada korban jiwa dalam banjir menjelang sahur tadi.

Namun sebanyak 20 rumah terendam banjir setinggi tiga meter.

Seorang warga H Atin Supriatin (55) mengatakan, kejadiannya berawal ketika ia sedang berada di kebun dan hujan lebat sekitar pukul 24.00 WIB.

"Saya langsung pulang dan menelepon ke rumah, karena biasanya kalau hujan deras begini banjir paling setinggi satu meter," ujar Atin ditemui di lokasi kejadian.

Tiba di jalan dekat rumah, Atin mendengar teriakan minta tolong dari cucu dan anaknya yang berada di lantai dua rumah.

"Anak dan cucu saya pada menjerit ketakutan, saya langsung menelepon Polsek untuk meminta bantuan," kata Atin.

Menjelang pukul 04.00 WIB warga dibantu oleh anggota Polsek Bripka Arif Rahman mengevakuasi tujuh warga yang terjebak di lantai dua tersebut.

Baca juga: Berita Populer Gempa Kemarin, Dua Lindu di Laut Selatan Guncang Gunungkidul & Sukabumi| Rumah Rusak

Baca juga: Sunenti, TKW Asal Indramayu yang Sakit di China Masih Tak Bisa Pulang, Keluarga Minta Tolong Bupati

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved