Breaking News:

THR Jadi Instrumen Pemulihan Ekonomi, Pengusaha Terancam Sanksi Kalau Tak Bayar kepada Pekerja

Ida Fauziyah kembali mengingatkan kalangan pengusaha untuk segera membayarkan THR kepada pekerja atau buruh selambat-lambatnya H-7.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi uang. THR harus dibayar pengusaha H-7 Lebaran 2021. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, kembali mengingatkan kalangan pengusaha untuk segera membayarkan tunjangan hari raya (THR) kepada pekerja atau buruh selambat-lambatnya H-7 perayaan Idulfitri 1442 H.

Pembayaran THR secara penuh akan berdampak positif terhadap perekonomian, karena hal tersebut akan mendorong daya beli masyarakat, khususnya pekerja atau buruh.

Peningkatan konsumsi akan berimbas pada meningkatnya perputaran ekonomi yang semakin cepat.

"Tahun ini pemerintah berkomitmen THR 2021 harus dibayarkan secara penuh dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Sebab di awal tahun 2021, pemerintah telah mengeluarkan berbagai insentif kepada pengusaha, untuk memulihkan pergerakan ekonomi dengan membayarkan THR kepada pekerja," ujar Ida Fauziyah dalam Forum Merdeka Barat 9, Senin (26/4/2021).

Ida mengatakan, pihaknya sangat serius dalam pembayaran THR tahun 2021, karena ini merupakan salah satu instrumen agar dapat cepat memulihkan perekonomian Indonesia.

Keseriusan ini, dapat terlihat dengan digalakkannya pembentukan posko THR, dan dilibatkannya serikat pekerja (SP)/serikat buruh (SB) dan pengusaha yang tergabung dalam Dewan Pengupahan Nasional sebagai tim pemantau posko THR.

Baca juga: Viking Kutuk Keras Penyerangan Graha Persib Setelah Persija Juara, Herru Joko: Harus Ditindak Tegas

Baca juga: Lima Calon Pekerja Migran Ilegal Disekap di Indramayu, Tak Boleh Komunikasi dengan Warga

"Dilibatkannya SP/SB dan pengusaha yang tergabung dalam Dewan Pengupahan Nasional bertujuan agar pelaksanaan pembayaran THR tahun 2021 dapat transparan dan terlaksana dengan baik," ujar Ida.

Ida menegaskan, bagi para pengusaha yang telat membayar THR dan melewati tenggat H-1 Lebaran akan ada sanksi lima persen dari besaran THR yang harus dibayarkan kepada pekerja.

"Pengusaha yang tidak membayar THR, sanksinya mulai dari teguran hingga pembatasan aktivitas usaha," ujar Ida.

Baca juga: Ini 5 Lokasi Pos Penyekatan Utama di Kota Tasikmalaya, Plt Walkot Minta Warga Perantau Tak Mudik

Baca juga: Kebakaran Rumah Makan di Cimahi, Pemilik Jadi Korban, Alami Luka Bakar, Begini Kondisinya

Ida menilai saat ini kondisi perekonomian pada fase pemulihan, dan situasi ekonomi jauh lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.

Maka dari itu, Ida yakin kondisi pengusaha sudah membaik dan mampu membayar THR secara penuh dan tepat waktu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Pekan Puasa, Menaker Ingatkan Pengusaha Segera Bayar THR", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2021/04/26/193000926/dua-pekan-puasa-menaker-ingatkan-pengusaha-segera-bayar-thr.

Editor: Giri
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved