Breaking News:

Jika Ada Pemberangkatan Haji Tahun Ini, Biaya Diprediksi Naik, Ini Alasannya

Meski belum ada kepastian pemberangkatan ibadah haji 2021 namun diprediksi untuk biaya haji akan ada kenaikan

AFP
ilustrasi - Pelaksanaan tawaf dalam ibadah haji tahun ini. 

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh dunia membuat pemberangkatan haji pada 2020 ditunda. Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, mengakui pemberangkatan haji tahun ini juga belum dapat dipastikan.

Namun, ia memprediksi jika tahun ini ada pemberangkatan haji dari Indonesia maka biayanya naik.

"Prediksi ini tidak terlepas dari pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga kini," kata Selly Andriany Gantina saat ditemui usai Sosialisasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1442 Hijriah dan Keberlanjutan Keuangan Haji di Grage Hotel Cirebon, Jalan Kartini, Kota Cirebon, Senin (26/4/2021).

Baca juga: PT. KAI Daop 2 Bandung Pastikan Tidak Melayani Penjualan Tiket Kereta Api Di Tanggal Berikut Ini

Ia mengatakan, kenaikan biaya haji juga dipicu beberapa hal, dan bukan tanpa melalui perhitungan yang matang.

Di sekeliling Kabah sudah dibuat marka untuk menjaga jarak antar jemaah
Di sekeliling Kabah sudah dibuat marka untuk menjaga jarak antar jemaah (afp/aljazeera.com)

Di antaranya, sebelum berangkat dan sesampainya di Arab Saudi seluruh calon jemaah haji akan dikarantina.

Selain itu, menurut dia, calon jemaah haji pun wajib menjalani swab test sebanyak empat kali.

Baca juga: Kantor Persib Bandung Jadi Sasaran Kemarahan Suporter yang Kecewa, Manajemen; Bisa Berimbas Ke Klub

"Penerapan protokol kesehatan yang ketat saat ibadah haji membuat biayanya semakin tinggi," ujar Selly Andriany Gantina.

Karenanya, pihaknya mengupayakan semaksimal mungkin agar pembiayaan untuk prokes ditanggung pemerintah.

pemandangan langka Kabah terlihat kosong
pemandangan langka Kabah terlihat kosong (Kolase Twitter Mohammed Saud @Mohamme49427229 / Mohammed Saud @Mohamme49427229)

Selly menyampaikan, perubahan akomodasi selama ibadah haji akibat penerapan protokol kesehatan pun membuat pembiayaan bertambah.

Baca juga: Nyaris Raih Podium, Mario Finish Posisi 4 di CEV Estoril

Misalnya, kamar tidur yang biasanya diisi empat orang, kini harus dikurangi menjadi dua orang, dan transportasi operasional jemaah haji juga hanya bisa terisi setengahnya.

"Termasuk konsumsi yang biasanya sehari hanya dua kali, sekarang ditambah jadi tiga kali," kata Selly Andriany Gantina.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved