Jumat, 17 April 2026

Daerah Ini Ingatkan Masyarakat Adanya Potensi 10 Bencana yang Perlu Diwaspadai, Minimalisir Resiko

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu mensosialisasikan adanya 10 potensi bencana yang perlu diwaspadai masyarakat

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Siti Fatimah
Tribun Cirebon/ Handhika Rahman
ilustrasi Pengendara yang melintasi Jalur Indramayu-Cirebon, Selasa (30/3/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu menambah dua potensi kerawanan bencana yang bisa terjadi di wilayah Kabupaten Indramayu.

Dua bencana itu adalah pandemi Covid-19 dan kecelakaan industri atau bencana kegagalan teknologi.

Plt Sekretaris BPBD Kabupaten Indramayu, Caya mengatakan, bertambahnya dua bencana ini, masing-masing karena terus melonjaknya kasus Covid-19 dan insiden ledakan yang terjadi di areal kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan pada Maret 2021 kemarin.

Baca juga: Antisipasi Terjadi Tawuran, Polisi Bubarkan Suporter Persija ketika Konvoi di Indramayu

"Jadi total sekarang ada 10 potensi bencana yang bisa terjadi di Kabupaten Indramayu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana, Senin (26/4/2021).

Yakni meliputi bencana banjir, bencana banjir bandang, bencana cuaca ektrem, bencana gelombang ektrem dan abrasi, bencana kekeringan, bencana kebakaran hutan dan lahan, bencana longsor, bencana gempa bumi, bencana wabah penyakit, dan terakhir bencana gagal teknologi.

Baca juga: VIDEO-Perempuan Penjual Kuliner Takjil Es Milenial Ini Histeris Ponsel Miliknya Dirampok

Caya menambahkan, dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana ini pihaknya akan terus mensosialisasikan literasi soal kebencanaan kepada masyarakat.

Dengan harapan, masyarakat mengetahui bagaimana upaya dalam meminimalisir risiko bilamana tengah terjadi bencana.

Baca juga: Rezeki Anak-anak dari Prajurit KRI Nanggala-402, Akan Diberi Beasiswa, Ini Kata Ustaz Yusuf Mansur

Pada kesempatan itu, personil BPBD Kabupaten Indramayu juga mensimulasikan bilamana terjadi bencana gempa bumi.

"Jadi ke depan kita harus sering melakukan sosialisasi ini supaya masyarakat sampai ketingkat keluarga mengerti literasi soal bencana," Katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved