Gempa Subang Pagi Ini Terjadi Akibat Aktivitas Sesar Subang, Belum Ada Laporan Kerusakan
Kabupaten Subang dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik, Jumat (23/4) pukul 04:47:33 WIB.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kabupaten Subang dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik, Jumat (23/4) pukul 04:47:33 WIB.
Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan magnitudo 3,2.
Episenter terletak pada koordinat 6.63 LS dan 107.83 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 10 kilometer tenggara Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada kedalaman 5 kilometer.
Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hendro Nugroho, dalam siaran tertulisnya menyatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Subang yang berada di sekitar Kabupaten Subang.
Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Subang dengan skala intensitas II - III MMI, yakni getaran dirasakan nyata dalam rumah.
Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Baca juga: Nama Taufik Hidayat Trending Topic Setelah Bobol Gawang Persib, Ternyata Orang Bandung
Baca juga: Atta Halilintar Sampaikan Kabar Kurang Bagus, Istrinya Pun Tak Boleh Bepergian
"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut," tulisnya.
Hingga pukul 05.15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Gempa tersebut dirasakan warga Subang, Sahlim (26). Warga Pagaden, Kabupaten Subang, itu mengatakan gempa saat tengah melaksanakan ibadah salat Subuh.
"Pas rakaat pertama kerasa ada guncangan beberapa detik," ujar Sahlim ketika dikonfirmasi Tribun melalui pesan singkat, Jumat (23/4/2021).
Dia menambahkan, gempa tersebut juga dirasakaan warga lain yang saat itu tengah melaksanakan salat berjemaah di satu musala di Pagaden.
Terpisah, Aliffa Shalmanisa (21), warga Soklat Kabupaten Subang juga mengungkapkan, ia terbangun saat tengah tertidur lelap karena merasakan guncangan.
Baca juga: Nama Taufik Hidayat Sempat Trending Topic Setelah Bobol Gawang Persib, Ternyata Orang Bandung
Baca juga: Atta Halilintar Sampaikan Kabar Kurang Bagus, Istrinya Pun Tak Boleh Bepergian
Baca juga: Persib Bandung Akhirnya Rasakan Kekalahan, Masih Bisa Juarai Piala Menpora 2021, Ini Syaratnya
"Tadi kaya ada guncangan gitu, aku langsung bangun, tapi enggak tahu itu gempa atau bukan," ujar Aliffa ketika dihubungi Tribun melalui sambungan telepon.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/info-gempa-bumi-yang-tertjadi-di-kabupaten-subang-jumat-2342021-pagi-ini.jpg)