Breaking News:

Sekat Pemudik, Pemerintah dan Polisi Siapkan 11 Cek Poin di Sumedang, Ini Titik-titiknya

11 check point untuk penyekatan pemudik tersebut akan disiapkan di setiap pintu-pintu masuk dan berbagai perbatasan Kabupaten Sumedang.

Tribun jabar/ Ery Chandra
ILUSTRASI Jalur Jatinangor-Cileunyi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang bekerjasama dengan aparat kepolisian memastikan bakal menyiapkan 11 check point untuk melakukan penyekatan pemudik setelah adanya larangan mudik lebaran tahun ini.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, 11 check point untuk penyekatan pemudik tersebut akan disiapkan di setiap pintu-pintu masuk dan berbagai perbatasan Kabupaten Sumedang.

"Mulai dari perbatasan Jatinangor, Cimanggung, Cikaramas, Buahdua, Surian, Cibugel, Tomo, Wado, dan lainnya," ujarnya di Gedung Negara, Kamis (22/4/2021).

Dengan cara seperti itu, kata Dony, setiap kendaraan yang masuk ke Kabupaten Sumedang akan diperiksa petugas gabungan apakah membawa persyaratan untuk masuk atau tidak.

"Jika di luar aturan, maka akan kami suruh putar balik. Intinya kita akan tegas karena untuk menjaga keselamatan dan kesehatan warga Sumedang," kata Dony.

Sementara untuk antisipasi adanya pemudik yang lolos dari penyekatan petugas gabungan, pihaknya akan menyiapkan Satgas-Satgas Covid-19 di tingkat desa.

Baca juga: CEK Jadwal Buka Puasa Cianjur, Sukabumi dan Bogor Kamis 22 April 2021, Lengkap dengan Doa Buka Puasa

Atas hal tersebut, kata Dony, bagi siapapun warga yang datang dari luar Sumedang, nantinya harus didata oleh Satgas Covid-19 lalu harus dilakukan swab test.

"Jika ada yang lolos mudik, maka wajib melakukan isolasi mandiri selama lima hari dan di awasi oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Itulah ikhtiar kami untuk menjaga keselamatan jiwa dan kesehatan masyarakat Kabupaten Sumedang," ucapnya.

Sebelumnya, Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, mengatakan, untuk melakukan penyekatan pemudik, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 550 personel dan nantinya akan dibagi menjadi 3 shift.

"Kami berharap masyarakat yang berada di luar Sumedang untuk tidak mudik ke Sumedang," kata Eko.

Baca juga: INNALILLAHI, Citra Kirana Berduka, Ayahnya Meninggal Dunia, Mohon Doa dan Dimaafkan Semua Kesalahan

Selain itu, kata Eko, pihaknya juga akan mengimbau bagi warga yang terlanjur mudik dari luar kota wajib untuk melapor ke Satgas Covid-19.

"Kami juga menyarankan bagi warga yang mudik dari luar kota untuk diminta surat dari desa terkait perizinan dan melakukan isolasi mandiri karena demi keselamatan keluarga dan melindungi sesama," kata Eko.

Baca juga: Rekam Jejak Wasit di Laga Final Piala Menpora antara Persib Bandung vs Persija Jakarta

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved