Breaking News:

Ramadan 1442 H

Hukum Ketiduran Hingga Melewatkan Salat Subuh, Ini yang Harus Dilakukan

Hukum melewatkan salat Subuh karena ketiduran. Ini yang harus dilakukan.

Foto: Yana/Humas Jabar
Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum saat menyosialisasikan pembentukan Kampung Santri di Kota Cirebon. 

HIKMAH RAMADAN

Kita mungkin pernah bangun kesiangan dan sudah terlewat waktu salat Subuh. Apa yang harus dilakukan? Ini penjelasan dari Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum :

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pada prinsipnya, semua pelanggaran terhadap kewajiban sebagai seorang muslim adalah perbuatan durhaka.

Begitu pun ketika kita tak mengerjakan salat Subuh, maka kita telah berbuat durhaka.

Tapi ada pengecualian.

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bandung dan Sekitarnya pada 10 Ramadan, Kamis 22 April 2021

Baca juga: Bacaan Doa Qunut Witir Berjamaah dan Doa Zikir Tarawih di Bulan Ramadan, Lengkap dengan Artinya

Kita tak berdosa jika kewajiban yang kita tinggalkan itu disebabkan karena kita lupa, kita tak sadar, dan tidak disengaja.

Kalau kita tidak salat Subuh karena ketiduran, maka itu kita tidak berdosa.

Sebab, yang namanya ketiduran berarti tidak ada kesengajaan.

Tapi tentu saja jangan dibuat-buat juga, misalnya kita berusaha untuk tidur dan berniat nanti akan berusaha ketiduran.

Kita yang tak sengaja ketiduran sehingga melewatkan waktu salat Subuh tidak lantas sengaja tak mengerjakan salat Subuh.

Halaman
12
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved