Breaking News:

Bocah SD di Sukabumi 10 Hari Hilang, Keluarga Korban Sebarkan Poster, Berharap Ada yang Temukan

Zaini mengaku sudah melakukan sejumlah upaya untuk melakukan pencarian anaknya yang sudah hilang semenjak 10 hari lalu tersebut, namun belum berhasil

ilustrasi penculikan anak 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Muhammad Zaini (47) orang tua AM (11) bocah laki-laki asal Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, yang dinyatakan hilang selama 10 hari sudah menyebarkan sebanyak 300 poster untuk menemukan keberadaan anaknya.

Zaini mengaku, sudah melakukan sejumlah upaya untuk melakukan pencarian anaknya yang sudah hilang semenjak 10 hari lalu tersebut, melalui media sosial hingga menyebarkan poster anaknya.

"Sebanyak 300 lembar poster yang berisi ciri-ciri anak saya, dan berikut dengan nomer telepon, sudah disebarkan disekitar wilayah Kota Sukabumi beberapa waktu lalu," kata katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (21/4/2021).

Namun, kata dia, hingga memasuki hari ke-10, dirinya hingga kini belum mendapatkan informasi dari pihak mana pun soal keberadaan dan kondisi anaknya yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD).

"Saya dan keluarga hanya bisa mencetak sebanyak 300 lembar poster, tidak ada biaya lagi untuk membuatnya. Kini kami hanya bisa berharap kepada pihak kepolisian," ucapnya.

Selain itu, dirinya mengatakan, terkait anaknya yang sudah hilang itu, sudah melaporkannya ke Mapolres Sukabumi Kota beberapa waktu lalu. Namun hingga saat ini belum mendapatkan informasi lanjutan.

Baca juga: Dampingi Jokowi Tinjau Panen Padi di Indramayu, Uu Ruzhanul Pastikan Mesin Segera Diterima ke Petani

"Sudah sering berkomunikasi dengan pihak Mapolres Sukabumi Kota, tetapi katanya hingga saat ini masih dilakukan proses pencarian," katanya.

Zaini menambahkan, dirinya mencurigai seorang pemulung yang bernama BM alias WY yang sering bermain dengan anak seusia AM, karena sering bermain game online bahkan mengaku sebagai gamers.

"Seorang laki-laki berusia sekitar 40 tahunan tersebut, sering bercerita pada anak sekitar rumah, bahwa dirinya merupakan gamers online bahkan sempat menjuari kejuaraaan, dan mendapatkan hadia sebesar Rp 100 juta. Dan semenjak anak saya hilang dia juga tidak ada," katanya.

Baca juga: Polisi Matangkan Titik Penyekatan Pemudik di Sumedang, Ada 12 Titik yang Akan Dijaga 550 Personel

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved