Breaking News:

Bocah 10 Tahun Asal Kota Sukabumi Sudah 10 Hari Hilang, Keluarga Duga Diculik Pemulung

AM (11), bocah laki-laki dinyatakan hilang selama 10 hari. Ayah bocah tersebut menduga, anaknya diculik oleh seorang pemulung.

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Seli Andina Miranti
ilustrasi penculikan anak 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - AM (11), bocah laki-laki asal Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, dinyatakan hilang selama 10 hari.

Ayah bocah tersebut menduga, anaknya diculik oleh seorang pemulung.

"Terkahir saya bertemu dengannya itu pagi, sebelum pergi bekerja. Dan saat itu dia baru selesai mandi, lalu saya tanya mau kemana, selang itu, langsung pergi berangkat untuk bekerja seperti biasanya," kata Muhammad Zaini (47), orang tua korban saat datangi di kediamannya, Selasa (21/4/2021).

Namun sekitar pukul 19.30 WIB kata dia, Minggu (11/4/2021) dirinya mendapatkan kabar dari istrinya, Ati Sudianti (43), anak bungsunya tersebut dinyatakan hilang.

"Ketika itu juga saya dan istri berusaha mencari, mendapatkan infomasi dari operator warnet, anak saya terakhir diberada di tempat itu, bahkan menyewa warnet selama 4 jam, tetapi hanya main satu jam dan pergi," ucapnya.

Dirinya melanjutkan, memasuki hari ketiga setelah anaknya tersebut hilang, ia bersama istrinya langsung melakukan laporan ke Mapolres Sukabumi Kota, pada Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Pencuri Motor Berkain Sarung Beraksi di Masjid di Purwakarta, Motor Jamaah Raib Saat Salat Subuh

"Saya, melaporkan ke Polisi itu setelah tiga hari tidak ada kabar dari anak saya, dan baru mendapatkan soerang saksi mata, da sudah melebih waktu selama 2 X 24 jam. Kalau main anak saya itu tidak jauh-jauh, hanya disekitar rumah," katanya.

Zaini menambahkan, dirinya mencurigai seorang pemulung bernama BM alias WY yang sering bermain dengan anak seusia AM, karena sering bermain game online bahkan mengaku sebagai gamers.

"Seorang laki-laki berusia sekitar 40 tahunan tersebut, sering bercerita pada anak sekitar rumah, bahwa dirinya merupakan gamers online bahkan sempat menjuari kejuaraaan, dan mendapatkan hadiah sebesar Rp 100 juta. Dan semenjak anak saya hilang dia juga tidak ada," katanya.

Baca juga: Petani di Indramayu Pamerkan Hasil Panen Raya saat Dikunjungi Jokowi, Minta Bantuan Langsung Di-ACC

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved