Wawancara Eksklusif dengan Wabup Karawang, Aep: Terjadi Perubahan Besar di Kabupaten Karawang
Sepuluhan tahun terakhir, Karawang juga dikenal dengan kawasan industrinya yang tumbuh dengan pesat.
Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Giri
DULU, Kabupaten Karawang hanya dikenal dengan hasil pertaniannya.
Namun, sepuluhan tahun terakhir, Karawang juga dikenal dengan kawasan industrinya yang tumbuh dengan pesat.
Di satu sisi, ini tentu menggembirakan.
Tapi di sisi lain juga mengkhawatirkan mengingat dampaknya, yang berpotensi menggerus potensi besar yang sejak lama dimiliki Kabupaten Karawang sebagai lumbung padi nasional.
Hal ini, rupanya disadari betul oleh Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh.
Di mata Aep, yang juga pengusaha muda yang sukses di Karawang, industri dan pertanian adalah dua potensi yang seharusnya bisa berjalan berdampingan.
Berikut petikan wawancara eksklusif jurnalis TribunJabar.id, Cikwan Siswandi dengan Wabup Karawang, Aep Syaepuloh.
Bagaimana pandangan Anda tentang Karawang?
Karawang dulu dikenal sebagai lumbung padi.
Saat ini memang masih, tetapi kita masih kalah dengan Indramayu dan Subang.
Terkait hal ini Ibu Bupati telah mencoba mempertahankan kekuatan pangan kita dengan mempertahankan lahan dan memperbaiki teknologi pertanian.
Melihat kondisi seperti itu apa yang harus dilakukan?
Kita harus mampu mempertahankan ekonomi bidang pertanian.
Banyak yang sudah dilakukan, pemerintah selalu membantu petani untuk meningkatkan produktivitas lahannya.
Kalau sekarang kondisinya seperti apa?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/117-desa-di-karawang-hari-ini-gelar-pilkades-aep-syaepuloh-minta-yang-menang-jangan-euforia.jpg)