Breaking News:

Satpol PP Razia Warung Nasi dan Restoran yang Buka Siang Hari Saat Ramadan, Pembeli Langsung Kabur

Petugas Satpol PP Majalengka merazia sejumlah rumah makan yang buka di siang hari.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: taufik ismail
TribunCirebon.com/Eki Y
Petugas Satpol PP Kabupaten Majalengka menggelar razia terhadap warung nasi dan rumah makan yang masih buka dan melayani pembeli di siang hari pada bulan Ramadan, Jumat (16/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Petugas Satpol PP Kabupaten Majalengka menggelar razia terhadap warung nasi dan rumah makan yang buka dan melayani pembeli di siang hari pada bulan Ramadan, Jumat (16/4/2021).

Belasan petugas Satpol PP Kabupaten Majalengka menyisir lokasi-lokasi seperti area perkantoran, pusat keramaian hingga supermarket untuk mencari warung nasi maupun rumah makan yang buka di hari keempat puasa ini.

Dalam razia itu, petugas menemukan banyak warung nasi yang tetap buka melayani pembeli.

Baca juga: Pengurus Bus dan Pengemudi Bus Bisa Beroperasi Saat Larangan Mudik

Baca juga: Hindari, 5 Waktu yang Dilarang untuk Tidur karena Bahayakan Kesehatan Juga Dilarang Dalam Islam

Saat didatangi petugas, tidak sedikit juga pembeli yang sedang makan langsung beranjak pergi karena takut dibawa oleh petugas Satpol PP.

"Hari ini kita melakukan razia ke rumah makan yang disinyalir masih operasional di siang hari dan ternyata memang ditemukan beberapa rumah makan yang masih buka dan melayani pembeli," ujar Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Majalengka, Agus Suratman, Jumat (16/4/2021).

Dalam razia tersebut, petugas hanya memberikan teguran dan sosialisasi kepada para pemilik warung nasi maupun rumah makan agar menyesuaikan jam operasional selama bulan Ramadan.

Adapun, warung nasi dan rumah makan baru diperbolehkan buka dan melayani pembeli mulai pukul 14.00 hingga 04.00 WIB.

"Tadi kami berikan peringatan dan sosialisasi agar warung makan buka pada jam 14.00 WIB sampai jam 04.00 WIB setelah imsak. Warung makan juga diminta melakukan pembatasan 50 persen," ucapnya.

Meski hanya memberikan teguran, namun Agus memastikan jika pemilik warung nasi dan rumah makan tetap membandel dengan berjualan pada siang hari, Satpol PP Kabupaten Majalengka tidak segan memberikan tindakan yang lebih tegas.

"Kalau masih ditemukan buka kita akan beri teguran lebih berat, ada teguran 1, 2 dan 3. Tapi kalau semua teguran itu diabaikan, penindakan pasti akan dilakukan," ujar dia.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved