Breaking News:

Kasus Penemuan Mayat Bayi Digigit Anjing, Pacar Pembuang Bayi Jadi Tersangka karena Percobaan Aborsi

Setelah mengetahui pacarnya hamil, pada bulan Desember 2020 Da menyuruh Rp menggugurkan kandungan.

Tribun Jabar/Firman Suryaman
Tersangka Rp (21) menjalani pemeriksaan di ruang Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya, Kamis (15/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - DA (25), pacar Rp yang juga ayah kandung bayi yang dibuang dan kemudian digigit anjing, ikut dijadikan tersangka karena percobaan aborsi.

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Setiawan Adi Prihartono, mengungkapkan, setelah mengetahui pacarnya hamil, pada bulan Desember 2020 Da menyuruh Rp menggugurkan kandungan.

"Da diberi tahu Rp bahwa dia hamil. Menurut pengakuannya, ia tak mau menanggung malu dan menyuruh Rp menggugurkan kandungan," ujar Septiawan.

Namun, lanjut Setiawan, upaya aborsi tak berhasil hingga kehamilan Rp terus membesar dan akhirnya pada April 2021 Rp melahirkan sendiri.

Da pun terancam pasal 75 UU tentang kesehatan nomor 36 tahun 2009, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.

Mayat bayi laki-laki yang dibuang Rp di Kampung Sukahurip, Desa Cikondang, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan warga, Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Cek Jadwal Buka Puasa Hari Ini 4 Ramadan 1442 H untuk Wilayah Tasikmalaya, Sukabumi, dan Purwakarta

Mayat bayi tersebut saat ditemukan membuat warga iba, karena tengah digigit-gigit anjing.

Warga pun dibuat terkejut, setelah menghalau anjing, kedua kaki muladi deri sendi lutu ke bawah sudah hilang diduga dimakan anjing.

Penemuan mayat bayi dalam kardus tersebut segera dilaporkan ke polisi.

Baca juga: Jokowi Akan Reshuffle Menteri Berinisial M, Ada 4 Menteri Berinisial M, Moeldoko atau Mahfud MD?

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved