Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran 2021

Gubernur Jabar Larang ASN Mudik Lebaran 2021, ''Sanksi Sudah Disiapkan''

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemda Provinsi Jabar mudik pada Idulfitri 2021.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Hermawan Aksan
Istimewa
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, dalam rapat koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Jabar di Gedung Sate, Rabu (14/4/2021). Gubernur melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemda Provinsi Jabar mudik pada Idulfitri 2021 karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemda Provinsi Jabar mudik pada Idulfitri 2021 karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Selain melarang mudik, Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, mengimbau ASN di lingkungan Pemda Provinsi Jabar untuk mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan.

Apalagi, ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam penanganan Covid-19.

Baca juga: Gubernur Ganjar Pranowo Ajak Warga Berzakat di Baznas, Persoalan di Masyarakat Cepat Diatasi

Baca juga: Bocah 10 Tahun Dirantai di Tiang Listrik di Pinggir Jalan Buat Warganet Marah, Ternyata oleh Ayahnya

"Saya ingatkan, ASN dilarang mudik, tidak ada alasan yang sifatnya pribadi. Bagi mereka yang melanggar, sanksi sudah disiapkan baik dari arahan pemerintah pusat maupun kebijakan dari gubernur," ucap Kang Emil, Jumat (16/4/2021).

"Saya titip, namanya ASN itu teladan. Kalau negara sudah memutuskan (dilarang mudik), maka semua harus (taat), tidak boleh banyak alasan," kata Kang Emil.

Kang Emil menuturkan, Kepolisian Daerah (Polda) Jabar sudah menyiapkan skenario penyekatan sebagai antisipasi mudik di daerah Jabar.

"Saya kira yang terpenting adalah masyarakat mohon memahami ini keputusan yang tidak menyenangkan, tapi demi keselamatan karena pandemi belum usai," katanya.

"Jangan sampai gara-gara kita memaksa mudik para lansia di kampung yang belum sempat tervaksin akhirnya menjadi korban keegoisan kita ingin memaksakan diri mudik," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved