Sabtu, 9 Mei 2026

Sempat Kritis 8 Hari Karena Tertimbun Bata, Santri Korban Kecelakaan Truk Tabrak Madrasah Meninggal

Khaerul Iman (12) salah satu santri Madrasah Nurul Barokah yang sempat kritis akibat kecelakaan maut truk di Garut meninggal dunia.

Tayang:
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Siti Fatimah
sidqi al ghifari/tribun jabar
Truk tabrak gedung madrasah, 2 orang tewas. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Harendong, Desa Sindang Galih, Kecamatan Karangpawitan, Jumat (02/04/2021) petang. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Khaerul Iman (12) salah satu santri Madrasah Nurul Barokah yang sempat kritis akibat kecelakaan maut truk di Garut dikabarkan meninggal dunia.

Kabar meninggalnya Khaerul diungkapkan oleh kaka korban, Nuri Indriayani kepada Tribunjabar.id saat dihubungi.

"Khaerul sudah meninggal pada hari Minggu pukul delapan pagi di RSUD dr. Slamet," ungkap Nuri, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Fakta Sidang Habib Bahar Bin Smith, Istri Meninggal dan Akui Pukul Driver Taksi Online

Khaerul meninggal dunia saat mendapat perawatan intensif selama 8 hari di RSUD dr. Slamet Garut.

Kini korban meninggal dunia akibat dari kecelakaan maut yang terjadi di Kampung Harendong, Desa Sindang Galih, Karangpawitan Garut, pada Jumat (02/03) bertambah menjadi empat orang, satu supir truk dan 3 orang santri.

Truk seruduk bangunan madrasah di Kampung Harendong, Desa Sindang Galih, Kecamatan Karangpawitan, Jumat (02/04/2021) petang. 3 orang tewas dalam kecelakaan maut ini
Truk seruduk bangunan madrasah di Kampung Harendong, Desa Sindang Galih, Kecamatan Karangpawitan, Jumat (02/04/2021) petang. 3 orang tewas dalam kecelakaan maut ini (sidqi al ghifari/tribun jabar)

Sebelumnya diberitakan bahwa Khaerul adalah korban terakhir yang berhasil dievakuasi warga.

Baca juga: Persib Bandung Tambah Tenaga untuk Semifinal Piala Menpora 2021, Siapa Saja?

Menurut Nuri Khaerul sempat tertimbun batu bata di kolong truk.

"Adik saya korban terakhir yang dievakuasi, ia tertimbun bata dan berada di kolong truk," ucapnya.

Warga mengevakuasi korban truk tabrak gedung madrasah. Truk tabrak gedung madrasah, 2 orang tewas. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Harendong, Desa Sindang Galih, Kecamatan Karangpawitan, Jumat (02/04/2021) petang.
Warga mengevakuasi korban truk tabrak gedung madrasah. Truk tabrak gedung madrasah, 2 orang tewas. Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Harendong, Desa Sindang Galih, Kecamatan Karangpawitan, Jumat (02/04/2021) petang. (ist)

Nuri menjelaskan, adiknya itu sudah terlihat murung sejak pagi hari, padahal ia merupakan anak yang ceria dan suka becanda.

Baca juga: Bikin Kerumunan Saat Pandemi Covid-19, Bank Plat Merah di Sumedang Didenda Rp 500 Ribu

"Anaknya ceria, suka becanda dan dibecandain, gatau kenapa sejak pagi hari dia kelihatan murung terus mungkin punya firasat bakal kena musibah," ungkapnya.

Saat dievakuasi posisi Khaerul berdampingan dengan korban yang meninggal dunia.

"Arul sudah tenang disana, mohon doannya," Ucap Nuri.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved