Breaking News:

17 ASN di Indramayu Terancam Gagal Ikut Pilkades, Bupati Keluarkan Surat : Belum Dapat Kami Setujui

Dalam suratnya, Nina Agustina menyampaikan, izin untuk PNS mencalonkan dalam Pilkades belum dapat disetujui.

Istimewa
Surat Nomor 800/312-BKPSDM tentang izin pencalonan Pilwu Tahun 2021. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Sebanyak 17 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu terancam batal ikut serta dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) atau Pilwu 2021.

Mereka terdiri dari 5 ASN Penjabat Kuwu, 9 ASN Kantor Kecamatan, 1 ASN Satpol PP, 1 ASN Dinas PUPR Indramayu, dan 1 ASN Dinas Pendidikan.

Terancamnya para ASN itu ikut dalam Pilkades Serentak di Kabupaten Indramayu karena adanya Surat Nomor 800/312-BKPSDM tentang izin pencalonan Pilwu Tahun 2021.

Baca juga: Doa Ziarah Kubur yang Diajarkan Rasulullah SAW, Lengkap Beserta Terjemahannya, Tak Perlu ke Makam

Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Indramayu, Nina Agustina per tanggal 8 April 2021.

Dalam suratnya, Nina Agustina menyampaikan, izin untuk PNS mencalonkan dalam Pilkades belum dapat disetujui.

"Maka izin pencalonan kuwu PNS pada penyelenggaraan Pemilihan Kuwu di Wilayah Kabupaten Indramayu tahun 2021 belum dapat kami setujui," tulis dia dalam surat yang diterima Tribuncirebon.com, Minggu (11/4/2021).

Nina Agustina mengatakan, alasan belum memberi izin itu dengan mempertimbangkan beberapa faktor.

Baca juga: Nissa Sabyan Disebut Kuat Mental, Kini Rilis Lagu Maha Kasih dengan Ayus, Postingan Barunya Diserbu

Yakni, karena kurangnya tenaga PNS, banyaknya pejabat struktural dan fungsional yang kosong.

Selain itu, Nina Agustina juga mengatakan, keputusan ini demi menjaga netralitas para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved