Breaking News:

Aa Umbara Tersangka Korupsi

Aa Umbara Ditahan KPK, Komisi I DPRD KBB Jamin Roda Pemerintahan Tetap Berjalan

Wendi mengatakan, Komisi I akan menjamin roda pemerintahan KBB akan tetap berjalan dan fokus dalam melayani masyarakat.

Youtube KPK
Jumat 9 April 2021 menjadi Jumat keramat bagi Bupati Bandung Barat Aa Umbara dan anaknya Adri Wibawa. KPK tahan Aa Umbara dan anaknya 20 hari. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Wildan Noviansah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengumumkan penahanan dan penetapan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang tanggap darurat bencana Covid-19 pada Dinas Sosial KBB Tahun 2020, Jumat (9/4/2021).

Kasus tersebut turut menyeret nama Andri Wibawa yang tak lain adalah anak Aa Umbara, dan M Totoh Gunawan sebagai pemilik CV SSGCL (Sentral Sayuran Garden City Lembang) dan PT JDG (Jagat Dir Gantara)

Ketua Komisi I DPRD KBB, Wendi Sukmawijaya mengatakan, turut prihatin atas penahanan Bupati Aa Umbara.

"Atas nama pribadi, saya sungguh sangat prihatin, terlebih ini terkait dengan bansos kemanusiaan Covid-19," ujarnya saat diwawancarai, Jumat (9/4 /2021).

Wendi mengatakan, Komisi I yang berkonsentrasi dalam pelaksanaan di bidang pembangunan, pemerintahan, dan kemasyarakatan akan menjamin roda pemerintahan KBB akan tetap berjalan dan fokus dalam melayani masyarakat.

"Kita di komisi 1 akan fokus sesuai tupoksi dan dasar hukum sebagai acuannya untuk menjaga Normalitas, kondusifitas, dan efektifitas di birokrasi supaya tidak terjadi resistensi kepercayaan masyarakat terhadap seluruh elemen pemerintahan," kata dia.

Baca juga: Persib Bandung Bakal Berhadapan dengan Persebaya, Robert Alberts Siapkan Eksekutor untuk Adu Penalti

Menurut Wendi, pihaknya akan terus menerus berkonsentrasi penuh dalam melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat dengan menganalisis secara penuh penganggaran, legislasi dan controlling (Pengawasan) terhadap pemerintahan daerah KBB.

"Pasca kejadian ini, pengelolaan dan transparansi di birokrasi wajib dilaksanakan seluruh stakeholder terkait manajemen pemerintahan secara Baik dan Bertanggung Jawab," katanya.

Kedepannya, Ketua Komisi 1 DPRD KBB ini pun berharap kepada seluruh Stakeholder terkait, tetap Fokus dalam membangun dan bangkit untuk kemajuan perbaikan Kabupaten bandung Barat.

"Saya berharap kedepannya KBB ada perbaikan yang lebih baik," Pungkasnya.

Baca juga: Buruh Tani Tua Ditemukan Tewas Tergantung di Tasikmalaya, Pakaian Rapi Seperti Hendak ke Kondangan,

Penulis: Wildan Noviansah
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved