Breaking News:

Gubernur Ganjar Pranowo Ajak Seniman Tanto Mendut Kembangkan Kawasan Objek Wisata Candi Borobudur

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendatangi kediaman seniman gaek Tanto Mendut di Kabupaten Magelang, Rabu (7/4/2021) malam. Pertemuan itu guna membahas

Istimewa
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendatangi kediaman seniman gaek Tanto Mendut di Kabupaten Magelang, Rabu (7/4/2021) malam. 

TRIBUNJABAR.ID - MAGELANG - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendatangi kediaman seniman gaek Tanto Mendut di Kabupaten Magelang, Rabu (7/4/2021) malam. Pertemuan itu guna membahas rencana pengembangan kawasan objek wisata Candi Borobudur sebagai destinasi super prioritas nasional.

Ganjar mengatakan, bahwa Borobudur tidak cukup hanya dikembangkan dengan pembangunan fisik. Penggalian nilai historis, nilai budaya, seni, arsitektur yang sangat harus digali sebagai bagian pengembangan Borobudur.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendatangi kediaman seniman gaek Tanto Mendut di Kabupaten Magelang, Rabu (7/4/2021) malam.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendatangi kediaman seniman gaek Tanto Mendut di Kabupaten Magelang, Rabu (7/4/2021) malam. (Istimewa)

"Saya ingin menjadikan Borobudur sebagai destinasi wisata yang lengkap dan utuh. Maka saya menemui mas Tanto Mendut ini, sebagai bagian mewujudkan itu," kata Ganjar.

Salah satu kegiatan yang ingin diwujudkan Ganjar dengan Tanto Mendut dalam waktu dekat adalah menghidupkan seni musik dan tari. Ganjar ingin membuat sebuah acara bernama Sound of Borobudur, yakni pagelaran musik dan tari seperti yang tergambar dalam relief-relief Borobudur.

"Saya ingin mengembangkan banyak hal dari Borobudur, salah satunya adalah musik dan tari. Sound of Borobudur tentu akan membuat pengembangan kawasan ini semakin menarik," ucapnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendatangi kediaman seniman gaek Tanto Mendut di Kabupaten Magelang, Rabu (7/4/2021) malam.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendatangi kediaman seniman gaek Tanto Mendut di Kabupaten Magelang, Rabu (7/4/2021) malam. (Istimewa)

Sementara itu, Tanto Mendut mendukung penuh langkah pemerintah melakukan penataan kawasan Borobudur secara menyeluruh. Tidak hanya fokus pada candinya, namun banyak hal lain yang bisa dikembangkan.

"Borobudur itu ibarat pusaka, ini mutiara yang memiliki banyak dimensi. Ada gunung, ada desa-desa, masyarakat, binatang dan lainnya," kata Tanto.

Borobudur lanjut dia juga tak hanya bangunan semata. Ia merupakan pusaka yang mengajarkan tentang teknologi, arsitektur, pengobatan, seni, budaya dan banyak hal lainnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendatangi kediaman seniman gaek Tanto Mendut di Kabupaten Magelang, Rabu (7/4/2021) malam.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendatangi kediaman seniman gaek Tanto Mendut di Kabupaten Magelang, Rabu (7/4/2021) malam. (Istimewa)

"Borobudur punya banyak sekali nilai-nilai yang bisa dikembangkan. Saya sendiri telah diundang ke Hiroshima, ke Istanbul untuk menjadi pembicara soal Borobudur, baik dari arsitekturnya, habitatnya dan lain sebagainya," imbuhnya.

Satu yang tak boleh dilupakan pemerintah dalam hal pengembangan Borobudur menurut Tanto Mendut adalah, Borobudur merupakan karya seni. Sehingga, pengembangan kawasan itu harus merangkul seniman dan budayawan yang ada di sekitarnya.

"Merangkul dalam makna yang kualitatif ya, jadi benar-benar menggerakkan seniman untuk mengisi ruang-ruang itu. Jangan lupa juga merangkul petani, karena Borobudur juga karya petani," pungkasnya.

Editor: bisnistribunjabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved