Pemusnahan Alat Tangkap BBL

VIDEO-Pemkab Pangandaran Musnahkan Alat Tangkap Benih Bening Lobster di Lapang Ketapang Doyong

Setelah penertiban alat tangkap Benih Bening Lobster (BBL), Pemerintah daerah Pangandaran menggelar pemusnahan alat tangkap...

Penulis: Padna | Editor: Dicky Fadiar Djuhud

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Setelah penertiban alat tangkap Benih Bening Lobster (BBL), Pemerintah daerah Pangandaran menggelar pemusnahan alat tangkap di

Lapang Ketapang Doyong pantai timur Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (6/4/2021).

Dari pantaun Tribunjabar.id, tampak hadir dalam pemusnahan alat tangkap BBL, diantaranya Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, Kapolres Ciamis, TNI AL, Dandim Ciamis,

SatPol Air, Kejari, Kejati, tim SAR gabungan, jaga lembur, wakil ketua HNSI DPC Kabupaten Pangandaran, dan Susi Pudjiastuti selaku mantan menteri kelautan sekaligus tokoh

masyarakat Pangandaran.

"Ya, pemusnahan Ini terpaksa kita lakukan karena lingkungan dan juga untuk kepentingan nelayan sendiri," ujar Jeje, Bupati Pangandaran kepada beberapa wartawan seusai

pemusnahan alat tangkap BBL, Selasa Sore (6/4/2021).

Yang dimusnahkan, kata Jeje, semuanya ada 250 alat tangkap. Didalamnya, ada jaring, ganset, dan juga lainnya.

Dan untuk penertiban alat tangkap BBL, akan terus berlanjut melalui Kapolres, SatPol Air, TNI AL dan pihak lainnya

"Tadi kan, itu tadi satu hasil tangkapan," ucapnya.

Jeje mengungkapkan, semua ini berkat kerjasama berbagai pihak. Dari izin Kapolres, dan kerjasama SatPol Air, TNI AL, jaga lembur, dan tokoh masyarakat lainnya.

"Kita langsung eksekusi, tidak ada lagi sosialisasi. Jadi akibat dari Penangkapan BBL ini, lobster hilang. Yang biasa dapat 2 sampai 3 miliaran lah, di KUD hilang." (*)

Penulis: Padna
Video Production: Dicky Fadiar Djuhud

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved