Breaking News:

Disdik Kota Bandung Tak Akan Izinkan Guru Mengajar Tatap Muka jika Belum Divaksin

Hikmat bahkan tidak akan mengizinkan tenaga pendidik menggelar pembelajaran tatap muka jika belum mendapatkan suntikan vaksin.

Tribun Jabar
ILUSTRASI - Gelaran KBM tatap muka di salah satu SMP di Kecamatan Jatiwangi beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Pendidikan Kota Bandung tengah mematangkan berbagai persiapan menjelang dibukanya pendidikan tatap muka (PTM).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Hikmat Ginanjar mengatakan, salah satu persiapan paling penting adalah proses vaksinasi bagi tenaga pendidik.

"Yang pertama itu adalah vaksinasi, kalau sudah selesai baru ke tahap selanjutnya, dan skenarionya itu sudah kami siapkan semua, mulai dari persiapan, lalu uji coba, transisi, dan AKB kita proses bertahap," ujar Himat, di Balai Kota Bandung, Senin (5/4/2021).

Hikmat bahkan tidak akan mengizinkan tenaga pendidik menggelar pembelajaran tatap muka jika belum mendapatkan suntikan vaksin. Sebab, kata dia, vaksinasi bagi tenaga pendidik merupakan syarat mutlak untuk PTM.

"Tentu saja tidak diperkenankan, harus dipastikan dahulu semua divaksin‎,‎ Sesuai dengan arahan pak Menteri harus dipastikan terlebih dahulu pendidik dan tenaga pendidikan divaksinasi," katanya.‎

Menurut Himkmat, ada dua konsep pembalajaran pada Semester Ganjil di tahun ajaran baru, baik secara tatap muka maupun dalam jaringan. Kedua konsep itu, kata dia, akan ditentukan oleh masing-masing orang tua peserta didik.

Baca juga: Rizky Febian Ungkap Awal Mula Kisruh dengan Teddy, Seminggu Lina Meninggal Sudah Minta Warisan

‎"Orang tua boleh memilih mau daring atau luring, tentu saja setiap orang tua punya pilihan, apakah anaknya belajar di rumah atau belajar di sekolah," katanya.‎

Hikmat memastikan saat ini, setiap sekolah telah menyiapkan insfrastruktur protokol kesehatan dengan baik. ‎

‎"Kalau untuk insfrastruktur sekolah sudah pada siap, guru dan anak-anak juga sudah rindu proses tatap muka, secara insfrastruktur sekolah udah siap semuanya," ucapnya.‎

Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan, kata dia, sampai Kamis 1 April 2021 sudah ada sekitar dua ribu tenaga pendidik yang mendapat vaksin Covid-19 dari total 33.886 tenaga pendidik dari PAUD, SD, SMP dan PKBM.

Baca juga: Bisnis Prostitusi Keluarga, Sang Ibu Sudah Siapkan Kamar Khusus di Rumah bagi Pelanggan Putrinya

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved