BMKG: Ada Potensi Gelombang Sangat Tinggi di Perairan Selatan Jawa Barat
BMKG menerbitkan peringatan dini Siklon Tropis Seroja yang dapat membuat perairan selatan Jawa Barat mengalami tinggi gelombang 4-6 meter.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini Siklon Tropis Seroja yang dapat membuat perairan selatan Jawa Barat mengalami tinggi gelombang 4-6 meter.
BMKG pun mengeluarkan peringatan dini mengenai hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada siang atau sore di sejumlah daerah di Jawa Barat.
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengatakan berdasarkan pantauan kondisi atmosfer terkini, terdapat Siklon Tropis Seroja (996 hPa) di Perairan Kupang dengan kecepatan angin maksimum mencapai 45 knot yang berdampak pada peningkatan tinggi gelombang di wilayah Perairan Nusa Tenggara Timur.
"Selain itu, kondisi angin signifikan berkisar 20-35 knot terpantau di Perairan barat Lampung hingga selatan Jawa Barat juga memberikan dampak terhadap peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut," kata Guswanto melalui siaran tertulis, Senin (5/4/2021).
Ketinggian gelombang 4,0-6.0 meter (sangat tinggi) berpotensi terjadi di perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa tengah, Perairan P. Sawu, Perairan Kupang - P. Rotte, dan Laut Sawu.
Baca juga: Tim SAR Gabungan Akan Perluas Area Pencarian Korban Tabrakan Kapal di Perairan Indramayu
Baca juga: Kapal Tabrakan di Indramayu, 15 Korban Selamat Tiba, Ada Kejanggalan dalam Insiden Itu
Ketinggian gelombang 2,5 - 4,0 meter (tinggi) berpotensi terjadi di perairan Bengkulu, perairan selatan Jawa Tengah hingga Pulau Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga NTB, Selat Sumba bagian barat, Perairan selatan Flores, Selat Ombai, dan Laut Flores.
Ketinggian gelombang lebih dari 6.0 meter (Ekstrem) berpotensi terjadi Samudra Hindia selatan NTT.
Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi untuk tetap waspada dan siaga. Pengguna kapal atau perahu kecil diimbau untuk tidak memaksakan diri untuk berlayar.
Adapun prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat pada Senin 5 April 2021 adalah sebagai berikut: pagi hari secara umum berawan. Berpotensi hujan ringan di wilayah Subang, Indramayu, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Cirebon.
Siang dan sore hari berpotensi hujan ringan hingga hujan sedang di wilayah Bogor, Kota Depok, Bekasi, Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, Bandung Barat, Bandung, Kota Cimahi, Kota Bandung, Subang, Indramayu, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Majalengka, Kuningan, Kota Banjar, Pangandaran dan Ciamis.
Baca juga: Tanah Longsor dan Banjir di Pulau Adonara Flores Timur, Puluhan Orang Meninggal Dunia
Malam hari secara umum berawan dan masih berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Sukabumi, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan Pangandaran. Dini hari secara umum berawan.
Peringatan dini yang dikeluarkan BMKG untuk Jabar adalah waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang pada waktu siang atau sore hingga malam hari di wilayah Bogor, Kota Depok, Bekasi, Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, Bandung Barat, Bandung, Kota Cimahi, Kota Bandung, Subang, Indramayu, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Majalengka, Kuningan, Kota Banjar, Pangandaran dan Ciamis.
Suhu udara wilayah Jawa Barat bagian Utara 22 - 33°C, suhu udara wilayah Jawa Barat bagian Selatan 19- 32°C. Kelembapan udara Jawa Barat bagian Utara 55 - 95%, kelembapan udara Jawa Barat bagian Selatan 60 - 98%. Angin secara umum bertiup dari arah Barat Laut dengan kecepatan 05 - 35 km/jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/lagi-gelombang-tinggi-atau-pasang-terjadi-di-laut-pantai-citepus-952020.jpg)