Selasa, 2 Juni 2026

TERUNGKAP, Dua Bersaudara Ini Saling Bantai Hingga Tewas Ternyata Karena Kebun Duku Warisan Nenek

Disambungkan Tulus Noer, sekitar setahun yang lalu paman yang mengelola kebun tersebut meninggal dunia.

Tayang:
Editor: Ravianto
Tribun Sumsel/Winando Davinchi
Korban perkelahian Depi dinyatakan meninggal dunia di RSUD Kayuagung setelah mengalami beberapa luka di bagian tubuhnya, Sabtu (3/4/2021) sore. 

TRIBUNJABAR.ID, OGAN KOMERING ILIR - Dua orang yang masih kerabat terlibat perkelahian hingga menyebabkan satu di antaranya meninggal.

Perkelahian atau duel maut itu dipicu gara-gara kebun duku warisan nenek.

Hingga kini polisi masih memburu pelaku.

Baca juga: Duel Maut Antar-Saudara Gara-gara Warisan, Satu Tewas Mengenaskan

Peristiwa berdarah yang terjadi Desa Sirah Pulau Padang, Kecamatan Sp Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) antar kerabat menyebabkan seorang korban meninggal dunia, Sabtu (3/4/2021) siang.

Dari informasi yang dihimpun Tribunsumsel.com grup TribunJabar.id perkelahian dilatarbelakangi oleh persoalan pembagian harta warisan.

Hal tersebut dibenarkan, Kepala Desa Sp Padang, Tulus Noer yang menyebutkan jika harta warisan yang dimaksud yakni sebuah pekarangan kebun.

"Informasi yang saya terima, nenek mereka (Tamrin dan Depi) ini memiliki lahan kebun duku yang terletak di di Desa SP Padang. Sejak dulu kebun yang dimaksud itu dikelola oleh paman mereka (atau salah satu keturunan neneknya)," jelasnya.

Disambungkan Tulus Noer, sekitar setahun yang lalu paman yang mengelola kebun tersebut meninggal dunia.

"Setelah pamannya meninggal, mereka ini berbagi tugas untuk mengelola kebun dan sejauh ini tidak ada selisih paham," terangnya.

Namun, Ia cukup kaget atas kejadian perkelahian dan tidak pernah disangka-sangka.

"Makanya saya juga kaget kok bisa terjadi, setahu saya mereka ini tidak pernah ribut dan sering bersama," pungkasnya.

Kondisi Desa Terkendali

Pasca perkelahian yang terjadi di Desa Sirah Pulau Padang, Kecamatan Sp Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir antara tetangga yang juga masih memiliki hubungan keluarga, Sabtu (3/4/2021) jam 12.30 siang.

Camat Sp Padang, Syawal Harahap menyebutkan kondisi terkini di lokasi kejadian telah aman dan kondusif.

"Setelah kejadian perangkat desa setempat langsung berkoordinasi dengan kedua belah pihak keluarga agar insiden tersebut tidak sampai bergejolak yang lebih luas lagi."

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved