Breaking News:

Kecelakaan Maut di Sumedang

VIDEO-Polisi Ungkap Faktor Kelalaian Dalam Kasus Kecelakaan Bus Maut di Tanjakan Cae Wado

Polisi mengungkap faktor kelalaian dalam kasus kecelakaan bus Sri Padma Kencana yang terjun ke jurang di Tanjakan Cae...

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Polisi mengungkap faktor kelalaian dalam kasus kecelakaan bus Sri Padma Kencana yang terjun ke jurang di Tanjakan Cae, Jalan Raya Malangbong-Wado, Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang.

Seperti diketahui, kecelakaan bus yang mengangkut 63 rombongan peziarah dari SMP IT Al Muawanah Cisalak  Kabupaten Subang itu menyebabkan 30 orang meninggal dunia.

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, mengatakan, sopir bus berinisial Y yang turut meninggal dunia dalam kejadian tersebut tidak menghiraukan keluhan penumpang bahwa sempat tercium bau, seperti karet terbakar.

"Pengemudi juga tidak melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan yang dikemudikannya," ujarnya saat ditemui di Mapolres Sumedang, Jalan Prabu Gajah Agung, Rabu (30/3/2021).

Sementara untuk mekanik merangkap kernet bernisial D yang juga meninggal dunia dalam kecelakaan itu, kata Eko, melakukan penggantian kanvas rem roda belakang sebelah kanan.

Namun, kata Eko, berdasarkan hasil pemeriksaan agen tunggal pemilik merk (ATPM) terdapat kesalahan dalam memasang shock brake chamber atau ruang dari pengereman.

"Dalam sistem rem angin, ketika pedal rem diinjak, itu udara yang bertekanan akan mengalir ke chamber ini dan akan merubahnya menjadi energi mekanis," kata Eko.

Atas hal tersebut, ucap Eko, akibat kesalahan pemasangan dari shock brake chamber ini, menyebabkan kanvas rem pada bus tersebut tidak berfungsi.

Halaman
12
Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved