Debut Manis Ezra Walian dan Kecepatan Frets Butuan, Antarkan Kemenangan Persib Bandung
Gol debut Ezra Walian pada menit 63 mewarnai kemenangan Persib Bandung atas Persita Tangerang di Stadion Maguwoharjo
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Ichsan
Pantas Menang
Pelatih Persib, Robert Alberts, mengatakan, timnya sangat pantas untuk meraih kemenangan. Zalnando dan kawan-kawan, dikatakan Robert, nyaris sepenuhnya menguasai pertandingan khususnya di babak pertama.
"Tapi kami agak kehilangan konsentrasi di akhir sehingga memberi tim lawan sedikit harapan pada jeda usai babak pertama. Mereka menjadi lebih agresif di babak kedua dengan keberadaan pemain baru dan mereka bermain lebih tertuju ke gawang," ujar Robert dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.
Sadar timnya mulai tertekan, Robert mengganti pemain untuk bisa kembali menguasai jalannya laga. Keputusan itu berbuah manis karena Ezra Walian yang masuk pada pertengahan babak kedua membuat gol penting.
"Ezra bermain sekitar 25 menit, bisa dilihat dia menikmati itu, mencetak gol, banyak memegang bola, membuat dirinya bisa dioper. Ezra sebelumya sudah tahu sepak bola di sini dan dia nampak senang bisa bermain lagi," katanya.
Semalam, Robert akhirnya juga memberi kesempatan bermain kepada pemain asing barunya, Farshad Noor. Kapten Timnas Afganistan itu masuk pada menit 83 menggantikan Dedi Kusnandar.
Pelatih asal Belanda itu mengaku belum bisa menilai permainan Farshad karena waktu yang diberikan kepadanya memang tidak terlalu lama.
"Farshad bermain kurang lebih selama 10 menit dia dia baru dalam tahap penyesuaian terhadap cuaca, budaya dan gaya bermain tim. Jadi kami tidak melihat terlalu banyak darinya di laga ini. Tapi tapi penting baginya untuk merasakan lagi bermain sepak bola," ucapnya.
Baca juga: Kilang Minyak Pertamina Balongan Meledak, Desa Sukaurip Gelap Gulita, Diselimuti Bau Gas dan Minyak
Pelatih Persita, Widodo Cahyono Putro, mengungkapkan, skemanya tak berjalan baik. Formasi 3-5-2 yang diterapkan di awal pertandingan tidak mampu menahan laju gelombang serangan Persib.
"Di babak pertama kita menerapkan 3-5-2 dengan harapan kita bisa menahan mereka dulu dan di babak kedua bisa menyerang. Tetapi ya memang kecerdikan dari pemain Persib ini tidak bisa kita jaga dan kontrol, di babak pertama kita kehilangan kontrol," ujar Widodo.
Di babak kedua, mantan pelatih Bali United itu mengubah formasi timnya menjadi 4 bek. Dia menilai, perubahan ini berbuah positif meskipun gagal menyamakan kedudukan.
Widodo pun mengakui, organisasi permainan timnya belum berjalan sempurna. Dia mengatakan, masih banyak yang harus diperbaiki sebelum tampil di Liga 1.
"Ya memang organisasi saat kapan kehilangan bola yang masih kita perbaiki. Dan memang kami seperti yang saya sebutkan tadi di dalam permainan ada beberapa pemain yang harus ditingkatkan lagi skill individu dan kemampuan individunya," katanya.
Baca juga: Kilang Minyak Pertamina Balongan Meledak, Desa Sukaurip Gelap Gulita, Diselimuti Bau Gas dan Minyak
Beda Kualitas
Mantan pemain Persib, Sutiono Lamso, berpendapat kualitas Persib memang masih di atas Persita. Pada babak pertama, ketika unggul 1-0, kata Sutiono, Persib bermain semakin enjoy sampai unggul 2-0.