Rabu, 6 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumedang

Soleh, Korban Banjir Bandang di Sumedang, Sempat Terbawa Arus 50 Meter, ''Alhamdulillah Selamat''

Salah satu korban selamat banjir bandang di Sumedang, Soleh (68), mengaku masih trauma saat mengenang peristiwa yang membuatnya jadi korban.

Tayang:
Penulis: Ery Chandra | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Suasana di rumah Soleh (68), salah satu korban selamat banjir bandang Sumedang, saat TribunJabar.id menyambangi kediamannya, Sabtu (27/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Salah satu korban selamat banjir bandang di Sumedang, Soleh (68), mengaku masih trauma saat mengenang peristiwa yang membuatnya jadi korban.

Soleh pulang dari rumah sakit kemarin pukul 09.00 WIB pagi.

Kini ia tengah beristirahat untuk pemulihan luka-luka cukup berat yang dialaminya.

Baca juga: Cerita Duka Amanah, Istri Korban Jiwa Banjir Bandang Sumedang, Semoga Kami Sabar

Baca juga: Dua Korban Terseret Banjir Bandang di Citengah Dilarikan ke RSUD Sumedang, Begini Kondisinya

Soleh terbaring di ruang tamu kediamannya di wilayah RT 03/03 Desa Citengah, seraya berselimut, didampingi istri dan anaknya.

"Awalnya Abah tengah kerja sekitar lokasi. Sore itu sempat mengobrol dengan almarhum Wareng. Almarhum (Mamat Rahmat) bahkan sempat merekam video pakai handphone saat air datang," ujar Soleh saat ditemui Tribun.

Sesekali Soleh berupaya berbincang dengan TribunJabar.id.

Ia bersedia menceritakan sedikit peristiwa banjir bandang yang menerjang kawasan Desa Citengah.

Saat itu, tak berselang lama air mengalir cukup kencang mengarah kepada mereka berdua.

Areal persawahan yang terdampak banjir bandang di Citengah, Sumedang Selatan.
Areal persawahan yang terdampak banjir bandang di Citengah, Sumedang Selatan. (Istimewa)

Secara spontan Soleh pun berlari sekuat tenaga menuju sebuah bangunan. Rekannya, Mamat Rahmat (45), juga lari.

"Pas dilihat ada air, almarhum lari entah ke mana. Saya ke bangunan, sempat terbawa arus sekitar 50 meter. Syukurnya saya masih sadar," katanya.

Ketika peristiwa banjir bandang yang melanda kawasan tersebut sekitar pukul setengah lima petang, Kamis (25/3/2021), Soleh saat itu berupaya untuk menyelamatkan jiwanya.

"Sekeliling saya sudah enggak tahu ada apa saja, entah bebatuan dan campur lainnya. Kaki saya patah, rencana operasi. Sekarang dada masih sesak. Alhamdulillah, masih selamat," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved