Breaking News:

Untuk Atasi Sampah di Waduk Jatigede Butuh Alat Berat, Sudah Diminta tapi Tak Datang-datang

Petugas gabungan membutuhkan alat berat untuk menyingkirkan tumpukan sampah di Perairan Waduk Jatigede

tribunjabar/hilman kamaludin
Anggota TNI mengangkut sampah di Waduk Jatigede 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Petugas gabungan membutuhkan alat berat untuk menyingkirkan tumpukan sampah di Perairan Waduk Jatigede, Blok Tugu Wado, Desa Wado, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang.

Pasalnya, sampah tersebut hingga saat ini belum berhasil disingkirkan meskipun ratusan petugas gabungan sudah dikerahkan selama tiga hari.

Danramil 1010/Darmaraja, Kapten Inf. Endang Sofyana mengatakan, selama tiga hari itu pihaknya melakukan pembersihan Waduk Jatigede secara manual atau hanya menggunakan garuk saja.

"Pembersihan sampah ini harus menggunakan alat berat seperti beko. Kalau tanpa alat berat sulit untuk mempercepat pembersihan sampah ini," ujar Endang disela pembersihan Waduk Jatigede dari tumpukan sampah, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: UPDATE Covid-19 Jabar, Ini 5 Daerah Risiko Rendah Covid, Pemprov Naikkan Kapasitas Ruang Isolasi

Selama ini, kata dia, pembersihan sampah sementara dilakukan secara manual tanpa dukungan alat berat dan dikerjakan dari mulai pukul 07.30 WIB hingga 15.00 WIB.

Selama kegiatan pembersihan sampah selama tiga hari itu, diperkirakan telah dilokalisir puluhan ton sampah dari pesisir blok Tugu Wado tersebut.

"Kami sudah meminta unsur terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup, dan juga Satker Waduk Jatigede untuk menurunkan alat berat. Tapi hingga pelaksanaan hari ke tiga alat berat tak kunjung datang," katanya.

Ia mengatakan, selama tiga hari upaya pembersihan itu, pihaknya melibatkan sekitar 100 personel dari unsur Polri, Satpol PP dan BPBD, Yonif Rider 301/PKs, Korem 062/ Tn, serta unsur masyarakat setempat.

Menurutnya, hamparan sampah yang mencemari perairan Waduk Jatigede sebagian besar merupakan sampah kiriman dari sungai-sungai yang mengalir ke perairan waduk, terutama Sungai Cimanuk.

Baca juga: Foto Lawas Prabowo Kenangan Bersama Istri Lahiran, Soeharto dan Keluarga Besar Cendana Berkumpul

"Sampah yang dilokalisir belum dibuang ke tempat pembuangan sampah akhir. Karena kami harus berkoordinasi dulu dengan pihak DLHK Sumedang. Sebab jika dibuang sembarangan akan berdampak pada lingkungan," ucap Endang.

Atas hal tersebut, kata dia, selain membutuhkan alat berat, pihaknya juga butuh truk dan sebagainya untuk mengangkut sampah, karena tanpa alat tersebut pihaknya cukup kesulitan.

"Kami sudah koordinasi sama LHK dan juga Satker, mudah-mudahan secepatnya bisa diturunkan," katanya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved