VIDEO-Diduga Merasa Dipermainkan, Puluhan Warga Geruduk Mapolsek Banjarsari

Puluhan massa yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Korban Kapulaga (JRKK) Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, geruduk kantor Polsek setempat

Penulis: Padna | Editor: Teguh Kurnia

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Puluhan warga yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Korban Kapulaga (JRKK) Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, geruduk kantor Polsek Banjarsari, Selasa sore (23/3/2021).

Pasalnya, warga mengaku merasa dirugikan karena telah diadu domba oleh seorang oknum mata sipit.

Dari pantauan Tribunjabar.id, massa yang mendatangi Mapolsek Banjarsari menuntut agar segera menindaklanjuti beberapa kasus yang dilakukan AN. Diantaranya, AN diduga sudah melakukan penggelapan barang dan masuk ke pekarangan tanpa izin. 

Menurut Koordinator Aksi massa, Ali (32) menjelaskan, tuntutan selanjutnya meminta pihak kepolisian supaya tidak lalai dan melakukan pembiaran atas persoalan yang sedang dihadapi.

Ini, merupakan sebuah gerakan masyarakat yang nasibnya merasa dipermainkan oleh orang yang bukan warga sini yang punya kecenderungan kekuatan uang. Sehingga, terjadi adu gesek antar warga," ujar Ali kepada beberapa wartawan di depan Mapolsek Banjarsari, Selasa sore (23/3/2021).

Ali menduga, praktik monopoli dagang yang dilakukan oleh oknum keturunan etnik Cina (AN), sudah dilakukan di Kecamatan Banjarsari terhadap petani dan pengusaha lokal.

Padahal, orang tersebut difasilitasi dan dicarikan barang (kapolaga). Namun, malah menebarkan isu - isu yang tidak baik terhadap mitranya sendiri," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved