Breaking News:

Karyawan Minimarket Nekat Bobol Brankas Toko, Modus Rusak Rolling Door Agar Dikira Pencurian

seorang karyawan minimarket WSP (24) justu nekad membobol brangkas minimarket tempatnya bekerja di Pasar Johar, Kelurahan Karawang Wetan

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG- Setoran sering kurang dan harus menanggung untuk menutupi setoran, seorang karyawan minimarket WSP (24) justu nekad membobol brangkas minimarket tempatnya bekerja di Pasar Johar, Kelurahan Karawang Wetan.

Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, WSP melakukan pembobolan minimarket tempatnya bekerja pada Kamis (11/3/21). 

Rama mengatakan, aksi kejahatan tersangka dilakukan ketika dirinya tengah bekerja pada siang hari.

Baca juga: Gadis Cantik Dibawa Kabur Kekasih Hingga Bali, Pelaku Ngaku Sempat Tidur Disini, Sampai Jual HP

Kemudian, ia menunggu hingga minimarket tersebut tutup.

Ketika toko tutup, tersangka pun menunggu teman-temannya tidur terlebih dahulu sebelum melancarkan aksinya.

"Setelah mengetahui seluruh rekan-rekannya tidur. Tersangka mulai mematikan CCTV dan penerangan," katanya.

Tersangka kemudian membobol brangkas dengan menggunakan kunci dan mengambil semua uang senilai Rp 160.700.000.

Baca juga: Kronologi Mahasiswi Cantik di Tasik Sembunyikan Bayi yang Dilahirkannya di Dalam Lemari

Aksi pencurian dengan pemberatan dilaporkan sehari setelah kejadian, petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan, menyimpulkan pelaku pembobolan brangkas mengarah kepada WSP.

"Setelah di interogasi, tersangka mengakui perbuatan pembobolan brangkas. Barang bukti yang diamankan uang Rp 97,8 juta, tiga berkas laporan dan tiga obeng. Sebagian uang untuk membayar hutang piutang tersangka," kata Rama.

Sementara itu, Kasat Reskrim, AKP Oliestha Ageng Wicaksana menjelaskan, tersangka sudah merencanakan aksi membobol brangkas di tempat kerjanya.

Baca juga: 10 Tahun Hari Pantomim Sedunia, Bandung, Indonesia World Mime Day 2021

Dengan cara berpura-pura merusak rolling door dan brangkas menggunakan tiga buah obeng, padahal tersangka membuka gunakan kunci.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka dikenai pasal 363 KUHPidana. Dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved