Breaking News

Hari Ini, Jawa Timur Sudah Dua Kali Diguncang Gempa Bumi, Kedalaman 17 dan 10 Kilometer

Dua gempa bumi terjadi di Jawa Timur pada Selasa (23/3/2021). Wilayah yang diguncang gempa adalah Kabupaten Mojokerto dan Pacitan.

Penulis: Giri | Editor: Giri
Twitter @bmkgjogja
Data gempa bumi di Pacitan, Jawa Jimur, yang diunggah akun Twitter @bmkgjogja. 

TRIBUNJABAR.ID - Dua gempa bumi terjadi di Jawa Timur pada Selasa (23/3/2021). Wilayah yang diguncang gempa adalah Kabupaten Mojokerto dan Pacitan.

Di Pacitan, gempa berkekuatan 3,2 SR terjadi pada pukul 03.52 WIB. Lokasi gempa berada di titik korrdinat 8,92 LS-110,65 BT, berada di 96 kilometer barat daya Pacitan.

Titik gempa berada di kedalaman 17 kilometer.

Berdasarkan twit akun @bmkgjogja, gempa kedua terjadi pada pagi tadi, tepatnya pada pukul 08.43. Gempa yang ini berkekuatan 2,9 SR.

Gempa yang terjadi di 15 kilometer tenggara Kabupaten Mojokerto ini berada di titik koordinat 7,66 LS-112,58 B.

Titik gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

Baca juga: Praktik Penipuan Terhadap TKW dengan Modus Cinta Sulit Dibongkar, SBMI Indramayu Beri Saran Ini

Baca juga: SADIS, Anak Penggal Leher Ayah Kandung Kemudian Keliling Kampung Sambil Teriak-teriak Bapakku Mati

Baca juga: Bupati Sumedang Klaim TPAS Cibeureum Masih Bisa Digunakan hingga 10 Tahun ke Depan

Tanda-tanda gempa

Waktu terjadinya gempa bumi tidak dapat diprediksi. Namun, ada tanda-tanda yang terjadi sebelum gempa bumi mengguncang.

Mempelajari tanda-tanda gempa bumi bisa jadi dapat berguna agar Anda dapat mengantisipasi bahaya gempa bumi dan tidak panik.

Berikut ini tanda-tanda gempa bumi yang dikutip dari Pos Kupang dan bpbd.bulelengkab.go.id.

1. Awan berbentuk tidak biasa

Lihat ke langit. Bila menemukan awan dengan posisi tegak dan bentuknya bagaikan angin puting beliung, pohon, atau batang, Anda harus berhati-hati.

Awan ini biasanya muncul sebelum gempa terjadi.

Munculnya awan tersebut disebabkan beberapa faktor, salah satunya adalah gelombang elektromagnetis.

Gelombang elektromagnetis berasal ari patahan atau pergeseran lempeng bumi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved