Breaking News:

64 Siswa SMA dan Mahasiswa di Sumedang Ikut Kompetisi E-Sport Game Mobile Legend di Tomo

Sebanyak 64 peserta yang terdiri dari tingkat SMA dan mahasiswa mengikuti kompetisi Piala Sawargi E-Sport 2021

istimewa
64 Siswa SMA dan Mahasiswa di Sumedang Ikut Kompetisi E-Sport Game Mobile Legend di Tomo 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Sebanyak 64 peserta yang terdiri dari tingkat SMA dan mahasiswa mengikuti kompetisi Piala Sawargi E-Sport 2021 yang bertajuk E Sport Is Industry of The Future di Desa Darmawangi, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang.

Even yang sudah berlangsung selama tiga hari dari tanggal hari 17-20 Maret ini diikuti sebanyak 64 peserta yang terdiri dari tingkat SMA dan mahasiswa. Para peserta tersebut sudah diseleksi dan saat ini sudah memasuki babak perempat final.

Plt. Camat Tomo Yoyo Marian mengatakan, bahwa dilaksanakannya kompetisi esport game online mobile legend yang baru pertama kali digelar di Kecamatan Tomo ini merupakan inisiatif dan gagasan dari para kaum muda Darmawangi sendiri.

"Saat ini telah diakui secara resmi sebagai salah satu cabang olahraga yang masuk kualifikasi Asian games oleh Kemenpora sejak tahun 2018 dan dinaungi oleh Pengurus Besar Esport (PB Esport)," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Tribun Jabar, Minggu (21/3/2021).

Baca juga: Bamsoet Buka Even Indonesia Cup Prix 2021 di Sirkuit Gery Mang Subang, Otomotif Menggeliat Lagi

Atas hal itu, kata dia, dengan diadakannya kompetisi tersebut diharapkan bisa menjadi cikal bakal munculnya para gamer profesional yang tidak hanya membanggakan daerah, tapi dapat berjaya di tingkat kabupaten, nasional maupun internasional.

Untuk itu, pihak kecamatan mensuport gagasan pelaksanaan even E-sport yang dilakukan secara swadaya oleh para pemuda ini dan pihaknya juga mengharapkan event tersebut dapat menjadi landasan E-sport Sumedang kedepan dan menjadi wadah bagi anak muda untuk mengembangkan hobinya.

"Kami sangat bangga dengan adanya langkah seperti ini, banyak sekali anak anak mudah di bidang E-sport namun belum mendapat perhatian. Melalui even ini semoga bisa menjadi landasan bagi pengembangan E-sport Sumedang kedepan," kata Yoyo.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir merasa tidak menyangka event E-Sport ini bisa dilaksanakan di desa Darmawangi karena hal ini menandakan bahwa masyarakatnya termasuk para generasi milenialnya sudah sangat maju.

"E-sport dalam bentuk perlombaaan mobile legend E-sport ini akan mengkanalisasi generasi muda dalam mengaktualisasikan potensi kreatifnya. Namun, saya berpesan selama bermain E-sport harus bisa ingat waktu dan mengatur waktunya dengan baik," ucapnya.

Pihaknya juga mendukung adanya kompetisi ini karena teknologi informasi ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya termasuk E-sport untuk mengasah pikiran dan mengatur stategi sehingga menjadi unggulan.

Baca juga: Berawal dari Hobi, Kini Nurdin Sukses Bisnis Kelinci Hias, dari Pangandaran hingga Pakistan

Menurutnya, mau tidak mau masyarakat harus menghadapi era digital seperti ini demi membantu menjalankan program pembangunan di Kabupaten Sumedang, karena mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga Kabupaten punya beberapa pondasi termasuk diantaranya adalah teknologi.

"Pondasi dalam membangun Sumedang yang pertama adalah agama sehingga kita akan lebih terarah. Kedua, budaya, dimana nilai-nilainya sebagai pengungkit etos kerja kita. ketiga teknologi, karena ini akan mengakselerasi realisasi program kerja kita dalam berbagai bidang," kata Dony.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved