Breaking News:

Waspada Kasus DBD di Kota Tasikmalaya Tahun 2021 Sudah Merenggut Dua Nyawa

Warga diharap berhati-hati, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya tahun 2021 sudah merenggut dua nyawa.

Pixabay
Nyamuk penyebab DBD 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Warga diharap berhati-hati, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya tahun 2021 sudah merenggut dua nyawa.

Sejak awal Januari hingga pertengahan Maret, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota mencatat 62 kasus DBD. Dua diantaranya meninggal dunia.

"Sudah ada yang meninggal. Dua orang. Keduanya mendapat tindakan medis dalam kondisi sudah parah," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kota, Asep Hendra Hendriana, Jumat (19/3).

Kasus terbanyak ada di Kecamatan Cihideung yang tergolong padat penduduk. Tiap tahun Cihideung selalu memiliki kasus DBD tinggi.

Baca juga: Dua Motor Tabrakan di Pinggir Sungai Citarum, Seorang Korban Jatuh dan Hanyut di Sungai Citarum

"Yang banyak kasus DBD, itu-itu juga. Diantaranya adalah wilayah Kecamatan Cihideung," kata Asep.

Asep menyebutkan, penyebab utama munculnya kasus DBD karena sikap warga yang malas melakukan antisipasi. 

Seperti menguras bak jika ada jentik, membuang wadah yang bisa menjadi sarang nyamuk serta membersihkan lingkungan.

"Kondisi tersebut membuat nyamuk tumbuh subur, termasuk nyamuk aedes aegypti pembawa DBD," kata Asep.

Baca juga: Fakta di Balik Kakek Abdul Arif Asal Ciamis Mencari Pujaan Hati Seorang Guru TK di Indramayu

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved