VIDEO Mengenal Alam Lebih Dalam di Tempat Wisata Natural Hill di Lembang KBB
Udara sejuk seakan melambai menyapa, hamparan hijau luas memanjakan mata, dan suara khas alam yang terdengar tenang menghiasi Kawasan Wisata Natural H
Penulis: Wildan Noviansah | Editor: yudix
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Wildan Noviansah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Udara sejuk seakan melambai menyapa, hamparan hijau luas memanjakan mata, dan suara khas alam yang terdengar tenang menghiasi Kawasan Wisata Natural Hill yang berlokasi di Jalan Kolonel Masturi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Sesuai dengan namanya, Natural Hill menyuguhkan pesona alam yang masih natural dan masih kental.
Supervisor Natural Hill, Dede Parlina (37) mengatakan, tempat ini dibangun pada tahun 2010 silam oleh pemiliknya yang bernama Kiki dengan tujuan menjadi tempat healing masyarakat dari hiruk pikuk kesibukan.
"Dulu bu Kiki bersama teman-temannya mulai membangun tempat ini pada tahun 2010. Mereka bekerja sama untuk menciptakan suasana tempat wisata yang mengandalkan kesejukan alam dihiasi dengan pelayaran pegunungan dan perbukitan khas Cisarua," katanya saat diwawancarai, Kamis (11/3/2021).
Pria yang akrab disapa Mas Dede itu mengatakan, meskipun sudah didirikan selama 12 tahun, namun pemasaran yang dilakukan pihak Natural Hill masih terbilang masif.
"Pengelola yang dulu hanya mengandalkan kerabat dan relasi, sampai pada akhirnya pada September 2019 kemarin kita mulai melakukan pemasaran keluar, karegna target kita sudah menjadi masyarakat umum untuk dijadikan tempat wisata," kata dia sembari meneguk segelas air.
Bukan hanya sensasi alam yang natural, di tempat ini juga terdapat beberapa hal yang bisa dinikmati. Diantaranya Outbond, tempat gathering, Wedding hall, curug, hotel hingga villa yang bisa disewa para wisatawan yang berkunjung.
Tiket masuk yang dikeluarkan pengunjung pun terbilang murah, hanya Rp 20.000 per orang di weekday maupun weekend dengan jam operasional mulai dari pukul 08.00-16.00 WIB.
Saat pertama kali dilakukan publikasi, antusiasme pengunjung sangat baik. Dalam satu hari bisa mencapai 300 hingga 500 orang per harinya.
Pengunjung yang datang pun berasal dari berbagai kalangan, mulai dari instansi pendidikan, hingga perkumpulan dan komunitas yang dengan sengaja datang untuk melakukan gathering.
Dede mengatakan, untuk Spot campgroud, villa, dan hotel mempunyai kisaran harga yang berbeda satu sama lainnya.
"Untuk camprground sendiri kita buka di harga Rp 30.000 per orang per malam. Untuk kamar kita mulai di harga Rp 300.000 hingga Rp 500.000 tergantung Tipenya. Sedangkan untuk villa kita buka di harga Rp 2.5 Juta per malamnya," ujarnya saat
Dede menuturkan, di hamparan tanah seluas kurang lebih 30 hektar tersebut rencananya akan dibangun kebun binatang mini dan juga Playgorund jenis lainnya.
"Ini kan luasnya sekitar 30 hektar, tapi baru 7 hektar yang sudah berbentuk. Rencanany kita akan buat berbagai macam palygorund dan juga kebun binatang mini agar memaksimalkan lahan dan agar kita lebih konsentrasi ke ranah pariwisata," katanya.
Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Bandung, Fina mengatakan, dirinya senang bisa berkunjung ke Natural Hill yang masih kental dengan nuansa alamnya.
"Senang sih bisa healing dari urusan pekerjaan yang membosankan. Otak jadi segar kembali. Saya jadi tertarik buat mengadakan pernikahan disini," ucapnya.
Sebagai pengelola dan supervisor, Dede berharap kedepannya Natural Hill bisa lebih dikenal masyarakat luas dan bisa bersaing dengan banyaknya tempat wisata di Bandung Barat.
"Karena memang saat ini kita masih belum fokus ke arah wisata, tapi rencananya nantinya kita akan lebih fokus ke arah sana. Semoga tempat ini bisa dikenal banyak orang dan bersaing dengan tempat lain." pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul VIDEO Mengenal Alam Lebih Dalam di Tempat Wisata Natural Hill di Lembang KBB, https://jabar.tribunnews.com/2021/03/12/video-mengenal-alam-lebih-dalam-di-tempat-wisata-natural-hill-di-lembang-kbb.
Penulis: Wildan Noviansah
Video Editor: Wahyudi Utomo
Penulis: Wildan Noviansah
Video Editor: Wahyudi Utomo
KOMENTAR